DIGITAL LIBRARY



JUDUL:GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN, AWARENESS, DAN PRAKTIK PENYIMPANAN SERTA PEMBUANGAN OBAT PADA MASYARAKAT KOTA BANJARMASIN TAHUN 2025
PENGARANG:NADIA NURUL AULIA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-01-21


Penyimpanan obat yang tepat tidak menurunkan mutu atau stabilitas obat, namun penyimpanan yang tidak sesuai dapat memengaruhi kualitas obat. Pembuangan obat yang salah dapat membahayakan kesehatan manusia maupun lingkungan sekitar. Pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai pengelolaan obat di rumah tangga sangat penting untuk meminimalkan risiko tersebut. Penelitian ini bertujuan menggambarkan tingkat pengetahuan, Awareness dan praktik masyarakat Kota Banjarmasin terkait penyimpanan dan pembuangan obat. Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan teknik quota sampling. Instrumen kuesioner yang digunakan telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Sebanyak 223 responden yang memenuhi kriteria penelitian menunjukkan karakteristik mayoritas perempuan (60%), berusia 18–25 tahun (39%), berpendidikan perguruan tinggi (39%), dan bekerja sebagai pegawai swasta/BUMN (23%). Mayoritas responden memperoleh obat dari apotek (90,58%) dengan jenis obat yang paling banyak disimpan adalah obat batuk pilek (69,96%) dan obat nyeri (58,3%). Sebanyak (74%) responden mendapat informasi pengelolaan obat, dengan salah satu sumber informasi yaitu apoteker (31,73%). Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan baik (8,97%), cukup (70,85%), dan kurang (20,18%). Tingkat Awareness baik (93,72%) dan cukup (6,28%). Tingkat praktik baik (6,28%), cukup (90,58%), dan kurang (3,14%). Kesimpulan Awareness masyarakat sangat tinggi, pengetahuan dan praktik masih cukup sehingga perlu ditingkatkan.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI