DIGITAL LIBRARY



JUDUL:KARAKTER FISIOLOGI DAN KANDUNGAN SENYAWA BIOAKTIF BUNGA MELATI DI DESA LOKTANGGA KECAMATAN KARANG INTAN KABUPATEN BANJAR
PENGARANG:HERLINA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-01-21


Bunga melati (Jasminum sambac L.) merupakan puspa bangsa yang menjadi simbol pesona bunga Indonesia. Kabupaten banjar merupakan daerah produsen utama bunga Melati di Kalimantan Selatan. Bunga melati Emprit Bandar Arum merupakan salah satu varietas melati yang dibudidayakan di Kabupaten Banjar. Tujuan penelitian ini adalah untuk membedakan karakter fisiologis antara petik pagi, sore dan mekar. Sampel bunga yang diambil berasal dari tanaman Emprit Bandar Arum berumur 2 tahun di Desa Loktangga Kabupaten Banjar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bobot rata-rata segar 100 butir pada bunga melati petik pagi, petik sore dan bunga mekar adalah secara berturut-turut 23,38 g; 22,13 g; dan 44,39 g. Sedangkan rata-rata bobot segar per butir pada bunga melati petik pagi, petik sore dan bunga mekar secara berturut-turut 0,23 g; 0,67 g; dan 1,33 g. Pada bobot kering 100 butir petik pagi, petik sore dan bunga mekar berturut-turut 4,38 g; 4,07 g; dan 4,30 g. Kadar air rata-rata pada petik pagi, petik sore dan bunga mekar berturut-turut 81,30%; 81,69%; dan 90,32%. Daya simpan bunga melati di suhu ruang pada petik pagi, petik sore dan mekar hanya bertahan 1 hari setelah petik. Sedangkan saat disimpan di kulkas petik pagi bertahan selama 8 hari setelah petik dan bertahan 4 hari setelah petik untuk petik sore dan mekar.

 

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI