DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Asuhan Keperawatan pada Tn.I dengan Diagnosis PascaStroke Iskemik melalui Intervensi Mirror Therapy dan Terapi Genggam Bola Karet
PENGARANG:AZZAHRA FITRIA SALSABILLA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-01-22


ABSTRAK

 

 

ASUHAN KEPERAWATAN PADA TN. I DENGAN DIAGNOSIS PASCASTROKE ISKEMIK MELALUI INTERVENSI MIRROR THERAPY DAN TERAPI GENGGAM BOLA KARET

 

Azzahra Fitria Salsabilla

 

Latar Belakang: Stroke sering menyebabkan gangguan mobilitas fisik akibat kerusakan jalur motorik, menimbulkan kelemahan otot dan keterbatasan ROM ekstremitas yang menghambat aktivitas fungsional. Perawat berperan dalam rehabilitasi nonfarmakologis berbasis bukti untuk pemulihan motorik.

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan kombinasi Mirror Therapy dan latihan genggam bola karet bergerigi untuk perbaikan mobilitas fisik pasien pascastroke.

Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus tunggal (single case study) dengan pendekatan kuantitatif deskriptif pre–post implementasi yang diperkaya narasi kualitatif untuk mendukung konteks klinis. Studi dilakukan pada satu subjek, Tn. I, 42 tahun, penyintas stroke iskemik kronis dengan gangguan mobilitas fisik yang menjalani asuhan keperawatan berbasis rumah di wilayah Kota Banjarmasin. Intervensi unggulan berupa kombinasi Mirror Therapy dan latihan menggenggam bola karet bergerigi diberikan secara terstruktur selama tiga hari melalui enam sesi (dua sesi per hari). Pengkajian menggunakan pola kesehatan fungsional Gordon melalui wawancara, observasi langsung, dan pemeriksaan fisik. Penetapan diagnosis keperawatan, luaran, dan intervensi disusun sesuai standar nasional (SDKI, SLKI, SIKI). Kekuatan genggam diukur menggunakan handgrip dynamometer dan rentang gerak sendi (ROM) diukur dengan goniometer secara serial.

Hasil dan Pembahasan: Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kekuatan otot dan ROM ekstremitas atas kiri. Evaluasi pada diagnosis risiko perfusi serebral tidak efektif dan nyeri kronis menunjukkan kondisi neurologis serta hemodinamik stabil, disertai penurunan keluhan nyeri.

Simpulan: Kombinasi mirror therapy dan latihan menggenggam bola karet bergerigi terbukti membantu meningkatkan mobilitas fisik pasien pascastroke.

 

Kata Kunci: Stroke, Gangguan Mobilitas Fisik, Mirror Therapy, Latihan Menggenggam Bola Karet, Asuhan Keperawatan

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI