DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | KEANEKARAGAMAN ARTHROPODA PADA TANAMAN SAWI DENGAN SISTEM BUDIDAYA RAKIT APUNG DI LAHAN RAWA LEBAK | |
| PENGARANG | : | YOGA FERNANDA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-01-22 |
Pertanian pangan maupun holtikultura di Kalimantan Selatan memiliki empat jenis tipe lahan yaitu pasang surut, rawa lebak, pengairan (irigasi) dan tadah hujan. Masalah utama yang sering dialami pada lahan rawa umumnya adalah belum dapat dikendalikan dan ditentukannya saat air datang ataupun surut, sehingga akan mempengaruhi kapan waktu dimulainya masa tanam. Penerapan teknologi budidaya tanaman sayuran sistem rakit apung merupakan cara yang tepat untuk memanfaatkan potensi dari lahan rawa lebak selama periode banjir. Salah satu keuntungan budidaya tanaman secara rakit apung adalah tidak perlunya dilakukan penyiraman karena air dapat berdifusi langsung dan kontinu melalui dasar media tanam. Masalah yang sering dihadapi dalam budidaya sawi adanya serangan serangga hama. Walaupun terdapat berbagai arthropoda yang berpotensi sebagai hama, namun peran arthropoda tetap sangat penting bagi keseimbangan ekosistem, karena beberapa arthropoda juga berperan sebagai pollinator dan musuh alami bagi hama tanaman sawi. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Parigi Kecamatan Daha Selatan Negara Kabupaten Hulu Sungai Selatan Kalimantan Selatan dan di Identifikasi di Laboratorium Entomologi Jurusan Proteksi Tanaman Fakultas Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Januari hingga Mei 2025. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman arthropoda di pertanaman sawi dengan sistem budidaya rakit apung di lahan rawa lebak yang meliputi komposisi ordo dan famili, jumlah spesies, serta total individu arthropoda, mengetahui indeks keanekaragaman, indeks kekayaan jenis dan indeks kemerataan arthropoda di pertanaman sawi dengan sistem budidaya rakit apung di lahan rawa lebak, mengetahui keseimbangan ekosistem berdasarkan keanekaragaman arthropoda di pertanaman sawi dengan sistem budidaya rakit apung di lahan rawa lebak. Metode yang digunakan pada penelitian ada 4 yaitu menggunakan perangkap Pitfall trap, Yellow trap, jaring ayun dan pengamatan secara Visual Encounter Survey (VES). Hasil penelitian menunjukkan serangga yang diperoleh di pertanaman sawi sebanyak 9 ordo dan 43 famili, 75 spesies dan 882 individu. Jenis ordo serangga yang diperoleh yaitu ordo Coleoptera (13 famili), Hemiptera (7 famili), Hymenoptera (6 famili), Lepidoptera (6 famili), Odonata (1 famili), Diptera (4 famili), Araneae (3 famili), Orthoptera (2 famili) dan Blattodea (1 famili). Rata-rata hasil analisis indeks keanekaragaman arthropoda tergolong tinggi (3,131), indeks kekayaan jenis tergolong tinggi (6,193) dan indeks kemerataan spesiesnya tergolong tinggi (0,832). Ekosistem pada rawa lebak Desa Parigi cukup seimbang terlihat dari jenis serangga yang diperoleh sangat beranekaragam terdiri dari populasi serangga hama, musuh alami, polinator dan dekomposer.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI