DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Perancangan Restoran Seafood di Kawasan Wisata Pantai Angsana Kabupaten Tanah BumbuTa | |
| PENGARANG | : | AMARITA FETIKASARI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-01-22 |
Pantai Angsana merupakan kawasan wisata unggulan di Kabupaten Tanah Bumbu yang memiliki potensi alam pesisir dan hasil laut yang melimpah. Namun, fasilitas pendukung wisata kuliner di kawasan ini masih terbatas dan belum terintegrasi dengan karakter lingkungan pantai. Penelitian ini bertujuan untuk merancang restoran seafood sebagai fasilitas pendukung wisata yang mampu menghadirkan identitas arsitektur yang kontekstual dan ikonik. Metode yang digunakan adalah metode perancangan arsitektur dengan pendekatan analogi bentuk, yaitu mengambil inspirasi dari bentuk cangkang kerang (Ocean Shell) sebagai representasi kehidupan laut. Hasil perancangan menunjukkan bahwa penerapan analogi bentuk Ocean Shell mampu menghasilkan bangunan restoran yang fungsional, memiliki karakter visual yang kuat, serta responsif terhadap iklim pesisir. Konsep interior bertema bawah laut juga memberikan pengalaman ruang yang unik bagi pengunjung. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa perancangan restoran seafood dengan pendekatan analogi bentuk dapat memperkuat identitas kawasan Pantai Angsana dan berpotensi meningkatkan daya tarik wisata kuliner serta pariwisata lokal..
Kata kunci:Pantai Angsana, Restoran Seafood, Arsitektur Kontekstual, Analogi Bentuk, Ocean Shell
Angsana Beach is a leading tourist destination in Tanah Bumbu Regency, boasting abundant coastal natural resources and abundant seafood. However, culinary tourism facilities in the area are limited and not yet integrated with the coastal environment. This study aims to design a seafood restaurant as a tourism support facility that can present a contextual and iconic architectural identity. The method used is an architectural design method with a form analogy approach, which is inspired by the shape of a seashell (Ocean Shell) as a representation of marine life. The design results show that the application of the Ocean Shell form analogy can produce a functional restaurant building, has a strong visual character, and is responsive to the coastal climate. The underwater-themed interior concept also provides a unique spatial experience for visitors. The conclusion of this study indicates that designing a seafood restaurant with a form analogy approach can strengthen the identity of the Angsana Beach area and has the potential to increase the appeal of culinary tourism and local tourism.
Keywords: Angsana Beach, Seafood Restaurant, Contextual architecture, Shape Analogy, Ocean Shell
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI