DIGITAL LIBRARY



JUDUL:STUDI TORTUOSITAS TANAH GAMBUT BERDASARKAN SIFAT FISIKA, GEOKIMIA DAN KELISTRIKAN TANAH
PENGARANG:SIMON SADOK SIREGAR
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-01-22


Liku aliran fluida (tortuositas) pada tanah gambut di Desa Abumbun Jaya Kecamatan Sungai Tabuk Kalimantan Selatan telah diselidiki. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan sifat tortuositas terhadap sifat fisika, geokimia dan kelistrikan tanah gambut di lokasi penelian.  Penelitian ini sangat penting dilakukan sebelum dilakukan kegiatan alih fungsi lahan, dimana daerah penelitian ini merupakan salah satu wilayah fokus pembangunan perkotaan berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 85 Tahun 2024 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional Kawasan Perkotaan Metropolitan Banjarbakula.

Pengukuran sifat fisika sesuai dengan SNI, meliputi kadar air, porositas, densitas bulk dan densitas partikel. Pengukuran sifat geokimia tanah meliputi pH, gugus fungsional  dengan instrumen FTIR, oksida mineral dengan XRF, fase mineral dengan XRD dan morfologi tanah gambut serta pemetaan komposisi penyusun kimia tanah gambut dengan SEM-EDX Mapping. Pengukuran sifat kelistrikan tanah dengan menggunakan metode geolistrik konfigurasi wenner, meliputi formasi dan ketebalan lapisan tanah. Pengukuran tortuositas tanah menggunakan tiga metode, metode Arche (model prototipe), Palciauskas (metode soil box resistivity) dan pemodelan dengan pemodelan Fiji. Pengukuran geolistrik diambil pada 6 lintasan, sedangkan data Fisika dan Geokimia diambil pada 6 titik masing-masing pada kedalaman 0,1 m, 0,5 m, 1,0 m dan 1,50 m.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa, berdasarkan sifat fisika, tanah gambut dilokasi penelitian tergolong gambut saprik, karena memiliki kadar air <400%, densitas bulk >2 g/cm3, dan porositas <70%. Sifat geokimia, pH berada pada <3 hingga 6, menyatakan bahwa gambut  tergolong sangat masam hingga kurang masam. Hasil geokimia menunjukkan gambut juga terolong saprik. Berdasarkan hasil FTIR, tersusun dari komponen gugus fungsi organik CH, C=C, C=O, CO dan COC berturut-turut pada bilangan gelombang 2920 cm-1, 1630 cm-1 dan1030 cm?1 dan anorganik SiOH, AlAlOH, SiO2 dan SiOSi, kuarsa kristalin, FeO, dan SiOAl, serta indeks dekomposisi < 0,8. Hasil XRF tersusun dari oksida dominan SiO2, Fe2O3 dan Al2O3, minorTiO2, K2O, CaO, SO3, SO3, P2O5 danCr2O3. dan jejak yaitu V2O5, NiO, Yb2O3, ZnO dan MoO3. Hasil XRD menunjukkan, bahwa tanah gambut didominasi oleh mineral kuarsa, kaolinit dan pirit dan mineral-mineral penyusun lain. Mineral grafit teramati adalah karbon amorf yang terdeteksi pada sudut 2θ ~26°. Hasil SEM-EDX Maping, morfologi tanah gambut berbentuk granular dengan ukuran yang tidak homogen dan susunan komponen kimia tanah yang tersebar. Sifat kelistrikan menunjukkan bahwa tanah gambut tersusun dari formasi gambut dan lempung dengan resistivitas gambut sekitar 33,0–153,29 Ωm dan lempung sekitar 4,81–20,4 Ωm. Ketebalan lapisan gambut sekitar 1,00–1,25 m (<3 m) sehingga cocok untuk dikonversi menjadi daerah alih fungsi lahan di masa depan. Resistivitas sekitar 33–99 Ωm merupakan gambut dengan kandungan mineral tinggi dan gambut kering, padat, dipresiksi penurunan tanah bersifat sedang, lambat, lemah, dan tidak cocok untuk praktik teknik dan resistivitas  >100–153,29 Ωm merupakan gambut sebagian besar berupa lumpur padat, diprediksi penurunan tanah minimal dan cocok untuk pondasi ringan. Berdasarkan ketiga metode pengukuran tortuositas diperoleh tortuositas tanah sekitar 1,019–1,335 dengan kategori  tortuositas tergolong cepat dan sedang. Nilai tortuositas berbanding lurus dengan porositas dan kadar air, berbanding terbalik dengan densitas. Namun terdapat beberapa lokasi yang tidak memenuhi hubungan ini, karena struktur makro dan mikro tanah yang berukuran tidak homogen, yang menunjukkan kematangan gambut saprik yang belum sempurna, sesuai dengan hasil SEM. Berdasarkan resistivitas, menunjukkan konduksi listrik di daerah tersebut tidak merata, hal ini juga mendukung bahwa gambut adalah saprik belum sepenuhnya matang. 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI