DIGITAL LIBRARY



JUDUL:VARIASI PEMBERIAN PAKAN KOMERSIAL DAN SILASE DAUN KELAKAI (Stenochlaena palustris) TERHADAP LAJU PERTUMBUHAN BENIH IKAN KELABAU (Osteochilus melanopleurus) DI SISTEM BIOFLOK
PENGARANG:MUHAMMAD HAPTODIN
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-01-22


VARIASI PEMBERIAN PAKAN KOMERSIAL DAN SILASE DAUN KELAKAI (Stenochlaena palustris) TERHADAP LAJU PERTUMBUHAN BENIH IKAN KELABAU (Osteochilus melanopleurus) DI SISTEM BIOFLOK

VARIATION OF COMMERCIAL FEEDING AND KELAKAI LEAVES (Stenochlaena palustris) ON THE GROWTH RATE OF KELABAU FISH (Osteochilus melanopleurus) FRY IN THE BIOFLOC SYSTEM

Muhammad Haptodin1), Ririen Kartika Rini2), dan Agussyarif Hanafie3)

 Program Studi Akuakultur Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru-Kalimantan Selatan

email : 2010712210012@mhs.ulm.ac.id1),ririen.krini@ulm.ac.id2), agus.shanafie@ulm.ac.id3)

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi pemberian pakan komersial dan silase daun kelakai (Stenochlaena palustris) terhadap laju pertumbuhan spesifik serta kelangsungan hidup benih ikan kelabau (Osteochilus melanopleurus) yang dipelihara dalam sistem bioflok. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan tiga perlakuan: pakan komersial 5% (K), silase daun kelakai 5% (A), serta kombinasi pakan komersial 2,5% dan silase daun kelakai 2,5% (B), masing-masing tiga ulangan. Parameter yang diamati meliputi laju pertumbuhan spesifik, kelangsungan hidup, jumlah flok, dan kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan memberikan pengaruh nyata terhadap laju pertumbuhan spesifik, di mana perlakuan B menghasilkan pertumbuhan tertinggi (14,2%/hari), disusul perlakuan K (13,3%/hari), sedangkan perlakuan A menunjukkan pertumbuhan terendah (3,2%/hari). Kelangsungan hidup tidak berbeda nyata antar perlakuan dan berada pada kisaran 98–99%. Kualitas air selama masa penelitian masih berada dalam batas toleransi pada masa pemeliharaan ikan kelabau. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa kombinasi pakan komersial dan silase daun kelakai mampu meningkatkan pertumbuhan tanpa menurunkan kelangsungan hidup benih kelabau dalam sistem bioflok.

Kata kunci : ikan kelabau, bioflok, silase daun kelakai, pertumbuhan, pakan

ABSTRACT

This This study aims to analyze the effect of commercial feed and kelakai leaf silage (Stenochlaena palustris) on the specific growth rate and survival rate of kelabau fish juveniles (Osteochilus melanopleurus) cultured in a biofloc system. A completely randomized design was used with three treatments: 5% commercial feed (K), 5% kelakai silage (A), and a combination of 2.5% commercial feed and 2.5% kelakai silage (B), each with three replications. Observed parameters included specific growth rate, survival rate, biofloc volume, and water quality. The results showed that feeding treatments significantly affected growth performance, with treatment B producing the highest specific growth rate (14.2%/day), followed by K (13.3%/day), while treatment A resulted in the lowest growth (3.2%/day). Survival rate showed no significant difference among treatments, ranging from 98% to 99%. Water quality measurements remained within acceptable ranges for kelabau culture. The findings indicate that combining commercial feed with kelakai leaf silage enhances growth without reducing survival, making it a potential feed strategy for kelabau juveniles in biofloc systems.

Keywords: kelabau fish, biofloc, kelakai silage, growth, feed

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI