DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PERANCANGAN SEQUENCE PENAMBANGAN BATUBARA UNTUK PEMENUHAN TARGET PRODUKSI BULANAN PADA PT ANZAWARA SATRIA KECAMATAN ANGSANA KABUPATEN TANAH BUMBU PROVINSI KALIMANTAN SELATAN | |
| PENGARANG | : | MOHAMAD FITRA ARIF SULISTIYO SEMBODO | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-01-22 |
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan perancangan sequence penambangan batubara jangka pendek dalam rangka memenuhi target produksi bulanan di PT Anzawara Satria, yang berlokasi di Kecamatan Angsana, Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan perusahaan untuk menyesuaikan rencana penambangan dengan kondisi aktual kemajuan tambang tahun 2025, sehingga kegiatan produksi dapat berjalan efisien, aman, dan sesuai target.
Metode penelitian meliputi pengumpulan data primer melalui survei lapangan, observasi kegiatan penambangan, dan pencatatan waktu edar alat mekanis (cycle time), serta pengumpulan data sekunder yang berasal dari perusahaan berupa data geoteknik, topografi, batas IUP, dan rencana target produksi. Pengolahan dan analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak Minescape untuk perancangan pit dan sequence penambangan, ArcGIS untuk pembuatan peta dan analisis spasial, serta Microsoft Excel untuk perhitungan produktivitas dan penjadwalan produksi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa rancangan sequence penambangan untuk periode Juni hingga Agustus 2025 menghasilkan total volume overburden sebesar 1.994.715,80BCM dan total batubara sebesar 189.777,27 ton, dengan nilai stripping ratio (SR) 10,51. Berdasarkan hasil perhitungan produktivitas, kegiatan pembongkaran overburden dilakukan dengan 8 unit excavator Hyundai HX500L, sedangkan kegiatan coal getting menggunakan 2 unit excavator Hyundai HX340HD. Produktivitas alat yang diperoleh menunjukkan keseimbangan antara alat gali muat dan alat angkut, dengan faktor keserasian rata-rata mendekati 1, yang menandakan kesesuaian kerja alat dalam siklus penambangan. Selain itu, hasil rancangan sequence memberikan pembagian tahapan penambangan (pushback) yang optimal, memperhatikan batas pit, rekomendasi geoteknik (kemiringan lereng 50°, tinggi jenjang 6 m, dan lebar jenjang 5 m), serta target produksi bulanan perusahaan. Dengan rancangan ini, perusahaan dapat memperoleh pedoman teknis yang terukur untuk kegiatan produksi, meminimalkan waktu tunggu alat, serta meningkatkan efisiensi operasional.
Kata kunci: penambangan, perencanaan tambang, perancangan tambang, produktivitas alat
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI