DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PENGARUH PERBEDAAN UMPAN TERHADAP HASIL TANGKAPAN TEMPIRAI KAWAT (WIRE STAGE TRAP) YANG DI OPERASIKAN DI PERAIRAN RAWA DESA SUNGAI BATANG ILIR KECAMATAN MARTAPURA BARAT KABUPATEN BANJAR | |
| PENGARANG | : | ARMAN EGI SURYA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-01-23 |
Arman Egi Surya, Program Studi Perikanan Tangkap, Fakultas Perikanan
dan Ilmu Kelautan, Universitas Lambung Mangkurat. Pengaruh Perbedaan Umpan
Terhadap Hasil Tangkapan TempiraiKawat (Wire Stage Trap) yang di Operasikan
di Perairan Rawa Desa Sungai Batang Ilir Kecamatan Martapura Barat Kabupaten
Banjar. Di bawah bimbingan Bapak Ir. Iriansyah, M.Si selaku dosen pembimbing
1 dan Bapak Ir. Irhamsyah, M.Si. selaku dosen pembimbing 2.
Desa Sungai Batang Ilir terletak di Kecamatan Martapura Barat Kabupaten
Banjar. Desa Sungai Batang Ilir merupakan salah satu dari 13 desa yang terdapat di
Kecamatan Martapura Barat dengan luas wilayah 11,67 km2. Penelitian ini
memiliki tujuan untuk 1) Mendeskripsikan karakteristik tempirai kawat yang
digunakan dalam penelitian di Desa Sungai Batang Ilir Kabupaten Banjar 2)
Menganalisis komposisi dan proporsi hasil tangkapan tempirai kawat 3)
Menganalisis perbedaan hasil tangkapan tempirai kawat menggunakan umpan yang
berbeda.
Penelitian ini menggunakan metode percobaan (experimental fishing)
dengan 16 kali pengulangan dan 2 perlakuan berbeda yaitu menggunakan umpan
keong dan umpan usus ayam. Konstruksi tempirai kawat di desa ini terdiri dari pintu
pengeluaran ikan, badan tempirai kawat, pintu tempirai kawat. Komposisi dan
proporsi hasil tangkapan pada tempirai kawat yang menggunakan umpan keong,
yaitu Sepat Rawa (Trichogaster trichopterus) sebanyak 292 ekor (93,89%), Nilem
(Osteochillus hasselti) 3 ekor (1,00%), Udang Galah (Macrobrachium rosenbergii)
1 ekor (0,30%), Sepat Siam (Trichogaster pectoralis) 4 ekor (1,30%), Sili
(Macrognathus aculeatus) 4 ekor (1,30%) dan Seluang (Rasbora argyrotaenia) 7
ekor (2,21%). Komposisi dan Proporsi hasil tangkapan pada tempirai kawat umpan
usus ayam yaitu Sepat Rawa (Trichogaster trichopterus) sebanyak 235 ekor
(95,92%), Betok (Anabas testudineus) 8 ekor (3,27%), Nilem (Osteochillus
hasselti) 1 ekor (0,27%), Sepat Siam (Trichogaster pectoralis) 1 ekor (0,27%), dan
Baung (Hemibagrus nemurus) 1 ekor (0,27%).
Kata Kunci : Tempirai, Pengaruh Penggunaan Umpan, Hasil Tangkapan Tempirai
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI