DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Uji Aktivitas Antiinflamasi pada Fraksi Etil Asetat Daun Kelapa Sawit (Elaeis guineensis) secara In Vitro dan In Vivo
PENGARANG:HILMA AULIA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-01-23


Kelapa sawit (Elaeis guineensis) merupakan tanaman famili Arecaceae yang banyak dibudidayakan di Indonesia sebagai penghasil minyak, sedangkan daunnya masih jarang dimanfaatkan dan umumnya dianggap sebagai limbah perkebunan. Daun kelapa sawit diketahui mengandung metabolit sekunder, khususnya flavonoid pada fraksi etil asetat yang berpotensi sebagai antiinflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antiinflamasi fraksi etil asetat daun E. guineensis secara in vitro dan in vivo. Uji in vitro dilakukan menggunakan metode penghambatan denaturasi protein dengan parameter nilai IC50, sedangkan uji in vivo menggunakan metode edema telapak kaki tikus terinduksi karagenan dengan parameter persentase daya antiinflamasi (%DAI). Hasil uji in vitro menunjukkan nilai IC50 fraksi etil asetat sebesar 49,542 ppm, sedangkan natrium diklofenak sebesar 44,770 ppm dengan analisis statistik (p < 0,05), di mana kontrol positif memiliki aktivitas lebih tinggi. Uji in vivo menunjukkan peningkatan %DAI seiring kenaikan dosis, dengan nilai tertinggi pada dosis 160 mg/kgBB sebesar 60,363%, di mana mendekati kontrol positif natrium diklofenak sebesar 60,864% dan tidak berbeda bermakna secara statistik (p 0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa fraksi etil asetat daun E. guineensis memiliki aktivitas antiinflamasi dan berpotensi dikembangkan sebagai kandidat antiinflamasi berbasis bahan alam.

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI