DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | HUBUNGAN FAKTOR IKLIM DENGAN KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI KOTA PALANGKA RAYA TAHUN 2019-2023 | |
| PENGARANG | : | BIMA SETIYAWAN | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-01-23 |
Demam berdarah tetap menjadi tantangan kesehatan masyarakat yang persisten di wilayah tropis, di mana penularannya sangat terkait dengan kondisi iklim. Namun, jalur-jalur melalui variabel iklim memengaruhi kejadian demam berdarah—baik secara langsung maupun tidak langsung—belum sepenuhnya dipahami, terutama di lingkungan perkotaan yang berubah dengan cepat. Studi ini bertujuan untuk menguji pengaruh langsung dan tidak langsung variabel iklim terhadap kejadian demam berdarah di Palangka Raya, Indonesia, dari tahun 2019 hingga 2023. Studi seri waktu ekologis dilakukan menggunakan data sekunder bulanan tentang kasus demam berdarah dan variabel iklim, termasuk suhu udara, curah hujan, kelembapan relatif, tekanan udara, dan kecepatan angin. Data iklim diperoleh dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, sedangkan data kasus demam berdarah bersumber dari Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya. Analisis deskriptif dan dekomposisi musiman diterapkan untuk mengeksplorasi pola distribusi dan dinamika temporal. Analisis jalur kemudian dilakukan untuk menilai hubungan langsung dan tidak langsung antar variabel, dengan curah hujan dimodelkan sebagai faktor perantara. Insiden demam berdarah menunjukkan variabilitas musiman yang jelas, dengan puncak terjadi selama periode peningkatan curah hujan. Analisis jalur menunjukkan bahwa suhu udara, kelembapan relatif, tekanan udara, dan curah hujan secara signifikan berhubungan dengan kejadian demam berdarah, sedangkan kecepatan angin tidak menunjukkan efek yang signifikan. Kelembaban relatif juga ditemukan secara signifikan memengaruhi curah hujan, yang menunjukkan jalur tidak langsung yang menghubungkan kondisi iklim dengan kejadian demam berdarah. Model tersebut menunjukkan kekuatan penjelasan sedang, menyumbang 32,7% varians dalam kejadian demam berdarah. Faktor iklim memengaruhi kejadian demam berdarah melalui jalur langsung dan tidak langsung yang saling terkait. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya memasukkan informasi berbasis iklim ke dalam sistem peringatan dini demam berdarah dan strategi pengendalian vektor perkotaan di lingkungan tropis.
Kata kunci:Kejadian DBD, faktor iklim, analisis jalur, analisis deret waktu
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI