DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | HUBUNGAN MENGINANG DAN MENGGOSOK GIGI DENGAN KEJADIAN KARIES GIGI DI DESA LABUHAN KECAMATAN BATANG ALAI SELATAN KABUPATEN HULU SUNGAI TENGAH | |
| PENGARANG | : | TOPAN SULAIMAN ASYARI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-01-23 |
Masalah gigi dan mulut sampai sekarang masih menjadi suatu permasalahan yang sering terjadi. World Dental Federation menyatakan bahwa karies gigi merupakan salah satu penyakit kronik paling umum dialami oleh masyarakat dunia. Salah satu faktor perilaku masyarakat yang dijadikan suatu budaya yaitu menginang diduga memiliki hubungan dengan angka kejadian karies gigi. Ketergantungan terhadap menginang menyebabkan munculnya hambatan dalam praktik oral hygiene atau menggosok gigi karena tergantikan oleh kegiatan menyusur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan menginang dan menggosok gigi dengan kejadian karies gigi. Desain penelitian adalah cross sectional. Populasi penelitian adalah masyarakat Desa Labuhan yang aktif menginang. Penentuan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel sebesar 23 sampel. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar kuesioner, Indeks DMF-T dan alat-alat pemeriksaan gigi. Analisis data yang digunakan yaitu fisher exact test dengan derajat kepercayaan 95% (α = 0,05). Hasil penelitian diperoleh tidak terdapat hubungan antara menginang (p value = 0,0703) dengan kejadian karies gigi. Namun sebaliknya, terdapat hubungan frekuensi menginang (p value = 0,0220), durasi menginang (p value = 0,0152), antara hygiene dan sanitasi menginang (p value = 0,0068) dan menggosok gigi setelah menginang (p value = 0,0453) dengan kejadian karies gigi. Kesimpulannya tidak terdapat hubungan antara menginang dengan kejadian karies gigi dikarenakan kandungan bahan-bahan menginang memiliki sifat antibakteri. Tetapi apabila terus-menerus menginang dalam waktu yang lama dampak yang ditimbulkan pada gigi dapat mengakibatkan karies gigi. Frekuensi menginang yang dilakukan menjadikan penginang tidak menjaga kebersihan gigi dan mulut dengan baik. Hal ini dikarenakan perilaku menggosok gigi tergantikan oleh menyusur dalam menginang.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI