DIGITAL LIBRARY



JUDUL:IDENTIFIKASI LAPISAN AKUIFER MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK TAHANAN JENIS KONFIGURASI SCHLUMBERGE DI KECAMATAN WANARAYA DAN KECAMATAN CERBON, KABUPATEN BARITO KUALA, KALIMANTAN SELATAN
PENGARANG:MUHAMMAD ADI SAPUTRA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-01-26


Air merupakan salah satu kebutuhan dasar bagi semua makhluk hidup. Sebagian besar air yang dimanfaatkan berasal dari bawah permukaan tanah dan memiliki peranan penting dalam mendukung kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi lapisan bawah permukaan serta menentukan potensi akuifer bagi pengeboran air tanah di Kecamatan Wanaraya dan Kecamatan Cerbon, Kabupaten Barito Kuala. Metode yang digunakan adalah geolistrik resistivitas konfigurasi Schlumberger pada empat titik pengukuran (GL-1–GL-4), dengan pengolahan data menggunakan perangkat lunak Progress dan IP2WIN. Nilai resistivitas yang diperoleh berkisar antara 0,20–153,97 Ωm, dengan interpretasi litologi meliputi tanah penutup, lempung, lempung pasiran, pasir, dan pasir–kerikil. Hasil menunjukkan bahwa titik GL-1 dan GL-4 memiliki akuifer tertekan pada kedalaman lebih dari 80 meter dan direkomendasikan untuk sumur dalam, sedangkan GL-2 mengandung akuifer bebas dangkal dan GL-3 menunjukkan akuifer menggantung dengan potensi terbatas. Dengan demikian, GL-1 dan GL-4 diidentifikasi sebagai lokasi paling potensial untuk pengembangan sumur bor air tanah di daerah penelitian.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI