DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | ESTIMASI KARBON DAN STRATEGI PENGELOLAAN BERBASIS PERSEPSI MASYARAKAT PADA EKOSISTEM MANGROVE DI BLOK II KAWASAN PERIZINAN BERUSAHA PEMANFAATAN HUTAN UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| PENGARANG | : | ERWIN RIF'AT NAZARI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-01-26 |
Erwin Rif’at Nazari. 2026. Estimasi Karbon dan Strategi Pengelolaan Berbasis Persepsi Masyarakat pada Ekosistem Mangrove di Blok II Kawasan Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing: Prof. Dr. Ir. Syarifuddin Kadir, M.Si.; Prof. Dr. Ir. Abdul Hadi, M.Agr.; Dr. Badaruddin, S.Hut., M.P.
Ekosistem mangrove memiliki peran penting dalam mitigasi perubahan iklim karena mampu menyerap dan menyimpan karbon dalam biomassa vegetasi maupun tanah. Namun, upaya perlindungan dan pengelolaan mangrove memerlukan data stok karbon yang terukur serta strategi pengelolaan yang sesuai dengan kondisi sosial di sekitar kawasan. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menyediakan dasar ilmiah yang dapat digunakan dalam perencanaan pengelolaan mangrove secara berkelanjutan.
Tujuan penelitian ini adalah (1) mengestimasi stok karbon pada vegetasi mangrove dan tanah pada kawasan penelitian, serta (2) merumuskan strategi pengelolaan mangrove berbasis persepsi masyarakat. Strategi pengelolaan disusun untuk memastikan fungsi ekologis mangrove tetap terjaga sekaligus membuka peluang pemanfaatan yang terarah dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Penelitian dilakukan di Blok II PBPH ULM, Kabupaten Kotabaru, khususnya di Desa Tanjung Tengah dan Desa Tanjung Sungkai. Kerapatan mangrove diklasifikasikan menggunakan NDVI dari citra Sentinel-2 untuk menentukan kelas jarang, sedang, dan rapat serta penempatan plot pengukuran. Estimasi karbon vegetasi dilakukan melalui pengukuran DBH dan parameter tegakan pada plot. Estimasi karbon tanah dilakukan melalui pengambilan sampel pada dua kedalaman, yaitu 0–30 cm dan 30–60 cm. Data persepsi masyarakat diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur dan triangulasi menggunakan kuesioner 200 responden (tahun 2024), kemudian dianalisis dengan SWOT dan diprioritaskan menggunakan QSPM.
Hasil penelitian menunjukkan total stok karbon vegetasi sekitar 2.203,77 ton C pada luasan ±79,18 ha, dengan nilai rata-rata ±162,08 ton C/ha. Kontribusi total terbesar berasal dari kelas rapat karena luas arealnya dominan, sedangkan kepadatan karbon per hektare tertinggi terdapat pada kelas jarang (±73,64 t C/ha) dan sedang (±67,03 t C/ha). Karbon tanah menunjukkan %C-organik 7,34–17,45%, Ct 1,343–2,977 g/cm², dan Ctanah 134,32–297,70 ton C/ha per lapisan 30 cm; total 0–60 cm tertinggi tercatat pada P1 (553,38 ton C/ha). Hasil QSPM menempatkan strategi pada orientasi SO (Kuadran I) dengan prioritas utama pengembangan ekowisata–edukasi mangrove (TAS ±9,53), diikuti ekowisata berbasis pemberdayaan masyarakat (TAS ±9,14) dan pemanfaatan data karbon untuk skema perdagangan/offset karbon (TAS ±7,77). Secara umum, pengelolaan perlu diarahkan pada perlindungan area berkontribusi besar, pemulihan area yang perlu ditingkatkan kerapatannya, serta penguatan peran masyarakat agar pengelolaan berjalan berkelanjutan.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI