DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Nitrogen Pada Lahan Sistem Surjan di Desa Hiyung Kabupaten Tapin | |
| PENGARANG | : | EDO KURNIAWAN | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-01-27 |
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan unsur nitrogen pada lahan system surjan di Desa Hiyung dan sebagai bahan rekomendasi atau acuan untuk petani bagaimana cara yang efektif dalam mengelola lahan petanian. Penelitianini dilaksanakan pada April 2025 sampai Juli 2025 pada lahan pertanian padi sawah (2°53'46.6" S, 115°03'42.3" E) dan surjan (2°53'46.6" S, 115°03'42.7" E) yang berada di Desa Hiyung, Kecamatan Tapin Tengah, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan. Analisis sampel tanah dilakukan di Laboratorium Kimia dan Fisika Tanah, Jurusan Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru.Penelitian ini mengunakan metode non experimental yang dilakukan dengan survei di lapangan, pengambilan sample tanah dan analisis di laboratorium. Pengambilan sampel tanah dilakukan dengan teknik purposive sampling yang dilakukan secara sengaja dengan melihat pada tanaman cabai dan padi sawah.Pada masing-masing pengunaan lahan akan diambil 16 titik sample tanah, pada setiap titik diambil mengunakan bor tanah dengan kedalaman 0 - 20 cm. Selanjutnya sample tanah dianalisa di laboratorium meliputi pH tanah (metode elektrode glass), N-Total (metode khejedal), dan NH??, NO?? (spektrofotomater). Data hasil dilakukan analisis data dengan mengunakan uji-F dan dilanjutkan dengan uji-T. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari keempat parameter pH, N-Total, ammonium NH??, dan nitrat NO?? pada lahan surjan secara signifikan lebih tinggi dibandinglan dengan lahan sawah, masing - masing dengan nilai rerata pH 4,90 dan 4,16, N-total 0,53% dan 0,25%, ammonium NH?? 16,8 mg.kg1 dan 7,5 mg., serta nitrat NO?? 16,8 mg.kg1 dan 7,5 mg.kg1. Perbedaan yang signifikan dari keempat parameter disebabkan oleh pengaruh dari aktivitas pengelolaan seperti pemberian pupuk, kapur dolomit dan kondisi lahan yang aerob dan anaerob yang menyebabkan adanya pencucian, pengikatan unsur serta lambatnya terdekomposisi bahan organik yang di sebabkan karena lahan tergenang.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI