DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PRARANCANGAN PABRIK 2-BROMO ETIL BENZENA SULFONAT DARI 2-BROMO ETIL BENZENA DAN SULFUR TRIOKSIDA DENGAN PELARUT METILEN KLORIDA MELALUI PROSES SULFONASI DENGAN KAPASITAS 30.000 TON/TAHUN
PENGARANG:FARAHDINA MALIKA ERNANDA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-01-27


Pabrik 2-bromo etil benzena sulfonat (C8H9SO3Br) dari 2-bromo etil benzena (C8H9Br) dan sulfur trioksida (SO3) dengan pelarut metilen klorida (CH2Cl2) melalui proses sulfonasi dengan kapasitas 30.000 ton/tahun akan dibangun di Kawasan Industri Kariangau, Balikpapan pada lahan seluas 38.575 m2. Bahan baku utama berupa C8H9Br diperoleh dari Shandong Moris Chemical Co, China dan SO3 dari PT. Petrosida Gresik. Pabrik ini dirancang beroperasi secara kontinyu selama 330 hari efektif, 24 jam/hari dalam setahun dengan jumlah tenaga kerja 146 orang.

Proses diawali dengan C8H9Br dari tangki penyimpanan dilarutkan dengan CH2Cl2 dari tangki penyimpanan di dalam mixer 1 untuk melarutkan C8H9Br bertujuan menurunkan konsentrasi reaktan dan mengendalikan laju reaksi sulfonasi. Keluaran dari mixer 1 dan SO3 dari tangki penyimpan dipompa menuju reaktor pada suhu 50oC, tekanan 1 atm, konversi 98% terhadap C8H9Br. Reaktor yang dipakai RTB dan dilengkapi dengan jaket pendingin menjaga suhu selalu konstan. Produk reaktor dipompa ke mixer 2 ditambahkan H2O untuk merubah SO3 menjadi H2SO4 pekat. Produk mixer 2 dipompa ke dekanter 1, hasil atas fraksi ringan dipompa ke dekanter 2, hasil bawah fraksi berat menuju dekanter 3. Dekanter 2 memisahkan CH2Cl2 yang di-recycle ke tangki penyimpanan CH2Cl2 dan komponen lain dikirim ke UPL. Hasil bawah dekanter 3 dikirim ke UPL dan hasil atas dekanter 3 masih mengandung C8H9SO3Br dan sedikit C8H9Br dipompa menuju mixer 3. Pada mixer 3 ditambahkan H2SO4 untuk mengikat C8H9Br yang masih di produk. Produk mixer 3 dipompa ke dekanter 4. Hasil bawah dikirim ke UPL dan hasil atas mengandung C8H9SO3Br dipompa menuju storage tank.

Unit utilitas menyediakan kebutuhan air secara keseluruhan sebesar 33.848,5236 kg/jam yang diperoleh dari Sungai Wain. Listrik yang dibutuhkan sebesar 3.052,5672 kW. Unit pembangkit steam memerlukan bahan bakar sebanyak 265,8094 L/jam untuk memenuhi kebutuhan peralatan pemanas dan untuk kebutuhan generator sebanyak 54,2122 L/jam.

Berdasarkan analisa ekonomi, investasi modal total (TCI) sebesar Rp. 3.262.881.339.933 dan hasil penjualan sebesar Rp. 7.497.855.023.993. Diperoleh juga return of investment (ROI) sebelum pajak 36% dan return of investment (ROI) sesudah pajak 23%. Pay Out Time (POT) sebelum pajak 2,17 tahun dan Pay Out Time (POT) sesudah pajak 2,99 tahun. Sehingga diperoleh Break Event Time (BEP) sebesar 48% dan Shut Down Time (SDP) sebesar 31%.

Ditinjau dari segi teknis dan ekonomi, Pabrik 2-Bromo Etil Benzena Sulfonat kapasitas 30.000 ton/tahun ini layak untuk dipertimbangkan pendiriannya dan dapat diteruskan ke tahap perancangan pabrik.

Kata Kunci: sulfur trioksida, sulfonasi, 2-bromo etil benzena sulfonat, 2-bromo etil benzena, RTB.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI