DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Formulasi Fitobiotik Herbal Berbasis Daun Kelor (Moringa oleifera) Terhadap Performan Itik Alabio Jantan | |
| PENGARANG | : | DHEA FARHANA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-01-27 |
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh larangan penggunaan antibiotic growth promoter (AGP) dalam pakan unggas yang mendorong pemanfaatan bahan imbuhan pakan alami yang aman dan ramah lingkungan, salah satunya fitobiotik herbal. Fitobiotik berpotensi meningkatkan kesehatan saluran pencernaan dan efisiensi pemanfaatan nutrien, sedangkan daun kelor (Moringa oleifera) merupakan sumber protein dan senyawa bioaktif yang dapat mendukung pertumbuhan unggas.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kombinasi fitobiotik herbal dan tepung daun kelor (Moringa oleifera) terhadap performa pertumbuhan itik jantan Alabio. Penelitian dilaksanakan selama delapan minggu di kandang percobaan di Guntung Manggis, Banjarbaru. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 5 × 3 dengan dua faktor, yaitu dosis fitobiotik herbal (0%, 1%, 2%, 3%, dan 4%) dan level tepung daun kelor (2%, 4%, dan 6%), masing-masing dengan tiga ulangan. Variabel yang diamati meliputi konsumsi ransum, pertambahan bobot badan (PBB), feed conversion ratio (FCR), dan bobot badan akhir.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi fitobiotik herbal dan tepung daun kelor berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap konsumsi ransum dan pertambahan bobot badan itik jantan Alabio, namun tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap nilai FCR dan bobot badan akhir. Secara deskriptif, kombinasi perlakuan fitobiotik herbal 1% dan tepung daun kelor 6% (J1K3) menghasilkan performa terbaik yang ditunjukkan oleh konsumsi ransum relatif tinggi, pertambahan bobot badan tertinggi, nilai FCR terendah, serta bobot badan akhir tertinggi. Pemberian fitobiotik pada dosis yang terlalu tinggi cenderung menurunkan performa pertumbuhan, diduga akibat penurunan palatabilitas ransum dan gangguan keseimbangan mikroflora saluran pencernaan.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kombinasi fitobiotik herbal 1% dan tepung daun kelor 6% merupakan formulasi ransum yang paling optimal untuk meningkatkan performa pertumbuhan itik jantan Alabio.
KataKunci:Daun kelor, fitobiotik herbal, itik jantan Alabio, Moringa oleifera, Performa pertumbuhan
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI