DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PENGARUH EKSTRAK ETANOL KAYU MANIS (CINNAMOMUM BURMANNII) TERHADAP HISTOPATOLOGIS USUS BANGKAI MENCIT SAAT PEMBUSUKAN
PENGARANG:YASRINNA PUTRI SOPHIA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-01-27


Pembusukan pasca kematian melibatkan autolisis dan putrefaksi, dengan

usus sebagai organ paling rentan akibat mikroflora padat dan enzim pencernaan

aktif. Formalin, meski efektif, bersifat toksik dan karsinogenik. Penelitian ini

bertujuan mengevaluasi pengaruh ekstrak etanol kayu manis terhadap perubahan

histopatologis usus bangkai mencit selama pembusukan. Sebanyak 25 ekor mencit

jantan dibagi menjadi lima kelompok: tanpa perlakuan, aquades, formalin 10%,

ekstrak 25%, dan ekstrak 50%. Setelah euthanasia, usus diberi perlakuan dan

diamati pada jam ke-24. Parameter utama adalah skor histopatologis berdasarkan

degenerasi epitel mukosa dan nekrosis jaringan (skala 0–8). Hasil menunjukkan

bahwa kelompok tanpa perlakuan dan aquades mengalami kerusakan berat (skor

rata-rata 7,2–7,6), sedangkan kelompok ekstrak 50% menunjukkan kerusakan

minimal (skor 0,2 ± 0,45), setara dengan kelompok formalin (skor 0,0). Uji

Kruskal-Wallis menunjukkan perbedaan sangat bermakna (p < 0,001). Simpulan:

ekstrak etanol kayu manis 50% mampu memperlambat degradasi histopatologis

usus bangkai mencit secara signifikan, menjadikannya kandidat alternatif alami

pengganti formalin.

Kata-kata kunci: kayu manis, pembusukan, usus, histopatologi, pengawet alami

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI