DIGITAL LIBRARY



JUDUL:EKSISTENSI DAN STRATEGI BERTAHAN PEDAGANG MINYAK BULUS DI JALAN PIERE TENDEAN, KOTA BANJARMASIN DALAM TRANSFORMASI EKONOMI LOKAL
PENGARANG:YUKHA MAHARANI FEBRIYANTI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-01-28


Yukha Maharani Febriyanti, 2025. Eksistensi dan Strategi Bertahan Pedagang Minyak Bulus di Jalan Piere Tendean, Kota Banjarmasin dalam Transformasi Ekonomi Lokal. Skripsi Jurusan Pendidikan Sosiologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing: Rochgiyanti.

Kata Kunci : Eksistensi, Strategi Bertahan, Transformasi Ekonomi Lokal

        Pedagang minyak bulus di Jalan Piere Tendean, Kota Banjarmasin, merupakan pelaku ekonomi lokal yang masih bertahan hingga saat ini. Dari 7 pedagang yang berjualan sejak 1995, hanya 3 pedagang yang tersisa pada tahun 2025. Untuk mempertahankan eksistensi para pedagang perlu menerapkan strategi agar usaha mereka dapat terus berlanjut mengikuti arus transformasi ekonomi lokal. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Untuk menjelaskan regenerasi pedagang minyak bulus di Jalan Piere Tendean, Kota Banjarmasin dalam mempertahankan usahanya. (2) Untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi pedagang dalam mempertahankan usaha minyak bulus di Jalan Piere Tendean, Kota Banjarmasin.

         Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pemilihan informan menggunakan purposive sampling. Jumlah informan sebanyak 8 orang, terdiri dari 4 orang perempuan dan 4 orang laki-laki. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi. Data dianalisis melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Keabsahan data dilakukan dengan tahapan perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, serta triangulasi sumber, teknik dan waktu.

        Hasil dari penelitian menunjukan bahwa: 1. Pola regenerasi pedagang tidak selalu terjadi dari orang tua kepada anak kandung. Namun, regenerasi dilakukan melalui kerabat atau anggota keluarga lain, yaitu keponakan, suami, dan teman dekat dengan berdagang secara bergantian ataupun bersama-sama. 2. Faktor yang mempengaruhi pedagang untuk mempertahankan usahanya berupa faktor internal, seperti motivasi dan keyakinan diri yang menjadi salah satu faktor utama bertahannya usaha minyak bulus, kemandirian ekonomi dengan tidak bergantung pada pekerjaan formal, dan nilai budaya lokal yang patut dipertahankan, serta faktor eksternal, meliputi dukungan dan semangat dari keluarga, lingkungan masyarakat sekitar yang mendukung, dan kesetiaan serta kepercayaan pelanggan yang harus dijaga.

        Kesimpulan dari penelitian ini adalah pedagang melakukan regenerasi kepada kerabat dan anggota keluarga lain. Meskipun regenerasi tidak dilakukan kepada keturunan langsung pedagang meyakini tetap dapat mempertahankan usahanya. Faktor lain seperti lingkungan masyarakat dan pelanggan juga menjadi alasan terpenting untuk mempertahankan usaha ini. Saran yang dapat diberikan adalah agar keberadaan pedagang minyak bulus tetap dipertahankan dan diberikan dukungan yang positf oleh lingkungan masyarakat, hingga pemerintah. 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI