DIGITAL LIBRARY



JUDUL:ANALISIS PRODUKTIVITAS ALAT GALI MUAT DAN ALAT ANGKUT PADA PENAMBANGAN BATU BARA DI PT BINUANG MITRA BERSAMA BLOK DUA KECAMATAN SALAM BABARIS, KABUPATEN TAPIN SELATAN, KALIMANTAN SELATAN
PENGARANG:M. REZA FEBRYAN
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-01-28


Penelitian ini menganalisis produktivitas alat gali muat excavator Caterpillar
395 dan alat angkut haul dump Caterpillar 777E pada kegiatan coal getting di PT
Binuang Mitra Bersama Blok Dua, Pit Sitarum, Kalimantan Selatan.
Tujuan penelitian adalah menghitung cycle time, delay time, bucket fill factor,
swell factor, efisiensi kerja, produktivitas aktual, serta mengevaluasi faktor-faktor yang
mempengaruhi produktivitas kedua alat tersebut.
Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan
pengamatan langsung di lapangan selama empat hari pada Februari 2025.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa excavator Caterpillar 395 memiliki cycle
time rata-rata 29,78 detik dengan delay time 9,07 detik, bucket fill factor 88,39%, dan
efisiensi kerja 68,83%, menghasilkan produktivitas aktual 460 ton/jam atau sekitar
85,80% dari target 536 ton/jam. Sementara itu, haul dump Caterpillar 777E memiliki
cycle time rata-rata 1.445,57 detik dengan delay time 242,72 detik, efisiensi kerja
86,60%, dan produktivitas aktual 110 ton/jam atau sekitar 109,68% dari target 100
ton/jam. Nilai swell factor batubara tercatat sebesar 0,73. Evaluasi match factor
menunjukkan bahwa kombinasi 1 excavator dengan 3 haul dump menghasilkan nilai
0,58, kombinasi dengan 4 haul dump menghasilkan nilai 0,70, dan kombinasi dengan
5 haul dump menghasilkan nilai 0,91-0,97 (mendekati seimbang). Hasil simulasi
match factor menunjukkan bahwa kombinasi optimal untuk 1 excavator adalah 5 unit
haul dump (MF = 0,91-0,97), dengan rasio optimal excavator terhadap haul dump
sekitar 1:5 hingga 1:6. Faktor utama yang mempengaruhi produktivitas excavator
adalah besarnya delay time akibat menunggu ketersediaan haul dump, sedangkan
produktivitas haul dump dipengaruhi oleh kondisi jalan angkut dan antrian di ROM.
Rekomendasi untuk meningkatkan produktivitas meliputi pengaturan pola
antrian haul dump, perawatan jalan angkut, dan penggunaan minimal 5 unit haul dump
per excavator untuk menjaga keseimbangan sistem produksi.
Kata Kunci: cycle time, excavator, haul dump, match factor
Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI