DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Kuantifikasi Pengaruh Gaya Tekan terhadap Kuat Tekan Batuan Artfisial Kuat dan Batuan Artifisial Lemah | |
| PENGARANG | : | PIPIT HELDA JULIANI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-01-29 |
Kuat tekan uniaksial (unconfined compressive strength) merupakan parameter penting dalam mekanika batuan yang digunakan untuk mengevaluasi kemampuan material dalam menahan be ban tekan, khususnya pada analisis kestabilan lereng dan bukaan tambang. Pada kondisi lapangan, batuan umumnya telah mengalami tegangan awal akibat aktivitas penggalian sebelum mencapai kondisi runtuh. Namun, pengaruh tegangan yang pernah dialami tersebut (historical stress) terhadap nilai kuat tekan selanjutnya masih terbatas dikaji secara kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkuantifikasi pengaruh gaya tekan awal terhadap kuat tekan batuan artifisial kuat dan batuan artifisial lemah pada skala laboratorium. Batuan artifisial kuat direpresentasikan oleh beton, sedangkan batuan artifisial lemah direpresentasikan oleh gipsum.
Metode penelitian meliputi pengujian sifat fisik, pengujian kekerasan permukaan menggunakan schmidt hammer pada beton dan pocket penetrometer pada gipsum, serta pengujian UCS pada kondisi tanpa perlakuan dan setelah diberikan gaya tekan awal sebesar 0,3; 0,5; 0,6; 0,7; dan 0,8 kali nilai UCS awal.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa beton memiliki nilai UCS yang lebih tinggi dan respon mekanik yang lebih stabil dibandingkan gipsum. Pemberian gaya tekan awal mempengaruhi nilai UCS kedua material dengan kecenderungan perubahan yang tidak linier akibat mekanisme penutupan pori, inisiasi retak, dan perambatan retak. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa historical stress merupakan faktor penting yang perlu dipertimbangkan dalam evaluasi kekuatan batuan pada analisis geoteknik pertambangan.
Kata Kunci: Historical Stress, Kuat Tekan Uniaksial, Batuan Atifisial, Gipsum, Beton.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI