DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | ANALISIS PERSEPSI PERILAKU MEROKOK ELEKTRIK PADA REMAJA DI KOTA BANJARBARU MELALUI PENDEKATAN TEORI HEALTH BELIEF MODEL | |
| PENGARANG | : | FITRYA HAYATI ALKAMALIAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-01-29 |
Penggunaan rokok elektrik pada remaja terus meningkat dan sering dipersepsikan lebih aman dibandingkan rokok konvensional, meskipun tetap memiliki risiko kesehatan yang signifikan. Perilaku tersebut dapat dipengaruhi oleh persepsi individu sebagaimana dijelaskan dalam Health Belief Model (HBM). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan persepsi kerentanan, persepsi keparahan, persepsi manfaat, dan persepsi hambatan dengan perilaku merokok elektrik pada remaja di Kota Banjarbaru. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan jumlah sampel sebanyak 110 remaja. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terstruktur berbasis HBM, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Fisher Exact. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki persepsi kerentanan dan persepsi keparahan yang tinggi terhadap dampak kesehatan rokok elektrik. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi kerentanan (p=0,631), persepsi keparahan (p=0,631), namun terdapat hubungan signifikan anatara persepsi manfaat (p=<0,001), maupun persepsi hambatan (p=0,002) dengan perilaku merokok elektrik. Temuan ini menunjukkan adanya kesenjangan antara kesadaran risiko dan perilaku aktual (knowledge behavior gap) yang pada remaja. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa peningkatan persepsi risiko saja belum cukup untuk mendorong perubahan perilaku merokok elektrik pada remaja. Diperlukan intervensi yang juga menargetkan faktor psikososial, intensi perilaku, dan pengaruh lingkungan sosial.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI