DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Perancangan Institut Seni di Banjarbaru | |
| PENGARANG | : | NASRIA NUR ANNISA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-01-29 |
Kota Banjarbaru sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan belum memiliki institusi pendidikan tinggi yang secara khusus mewadahi pendidikan seni. Kondisi ini berdampak pada terbatasnya ruang pengembangan kreativitas, ekspresi artistik, dan kolaborasi multidisiplin bagi generasi muda. Oleh karena itu, diperlukan perancangan institut seni yang tidak hanya memenuhi kebutuhan fungsional pendidikan, tetapi juga mampu mendukung proses kreatif dan kesejahteraan penggunanya. Penelitian ini menggunakan metode perancangan arsitektur dengan pendekatan biofilik. Tahapan perancangan meliputi studi literatur terkait pendidikan seni dan arsitektur biofilik, analisis konteks tapak di Kota Banjarbaru, analisis kebutuhan ruang dan karakter pengguna, serta perumusan konsep desain. Prinsip biofilik diterapkan melalui integrasi pencahayaan alami, ventilasi silang, ruang terbuka hijau, dan penggunaan material alami serta lokal. Hasil perancangan menghasilkan konsep Creative Symbiotic of Nature and Artist Space, yang menekankan hubungan simbiotik antara aktivitas seni dan elemen alam. Penerapan pendekatan biofilik menciptakan lingkungan belajar yang lebih sehat, fleksibel, dan inspiratif, sehingga berpotensi meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan kreativitas mahasiswa seni. Perancangan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan fasilitas pendidikan seni yang berkelanjutan dan kontekstual di Indonesia.
Kata kunci: institut seni, arsitektur biofilik, pendidikan seni, ruang kreatif, Banjarbaru institut seni, arsitektur biofilik, pendidikan seni, ruang kreatif, Banjarbaru institut seni, Banjarbaru, arsitektur biofilik, pendidikan seni, ruang kreatif institut seni, Banjarbaru, arsitektur biofilik, pendidikan seni, desain berkelanjutan.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI