DIGITAL LIBRARY



JUDUL:ANALISIS KEBUTUHAN AIR BERSIH DAN KINERJA JARINGAN PIPA DISTRIBUSI PELAYANAN IPA I PT. AIR MINUM BANDARMASIH
PENGARANG:NURUL LATIFFAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-01-30


Kota Banjarmasin sebagai salah satu wilayah perkotaan yang berkembang pesat di Indonesia, menghadapi tantangan signifikan dalam pemenuhan kebutuhan air bersih. Salah satu instalasi utama yang berperan dalam proses ini adalah Instalasi Pengolahan Air (IPA) I, yang bertugas menyalurkan air bersih langsung ke wilayah zona BB dan zona BU (Booster S. Parman). Rendahnya tekanan air dan kehilangan tekanan pada jaringan pipa primer menyebabkan penurunan kualitas pelayanan kepada pelanggan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kebutuhan air bersih berdasarkan pola konsumsi pelanggan, mengevaluasi kinerja jaringan distribusi air bersih menggunakan simulasi perangkat lunak EPANET 2.0, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi distribusi air dalam rangka merumuskan rekomendasi perbaikan distribusi dan peningkatan efisiensi pelayanan.

 

Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus di wilayah pelayanan IPA I. Data yang digunakan mencakup data historis konsumsi air pelanggan, data tekanan air, serta data teknis jaringan distribusi dari PT. Air Minum Bandarmasih (Perseroda). Analisis kebutuhan air dilakukan berdasarkan kecenderungan konsumsi dan kondisi musiman, sedangkan kinerja jaringan dievaluasi menggunakan simulasi EPANET 2.0. Hasil analisis digunakan untuk merencanakan peningkatan jaringan, khususnya pada pipa primer, serta menyusun rekomendasi teknis dalam rangka meningkatkan kualitas dan pemerataan layanan air bersih.

 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kondisi eksisting menunjukkan bahwa terdapat sejumlah permasalahan teknis yang menghambat optimalisasi layanan, terutama karena volume air yang dialirkan dari IPA I belum mampu memenuhi kebutuhan seluruh pelanggan di wilayah tersebut secara konsisten dan merata.  Beberapa solusi teknis berpotensi meningkatkan kinerja jaringan secara signifikan. Hasil simulasi membuktikan bahwa alternatif-alternatif tersebut dapat memperbaiki distribusi tekanan dan meningkatkan pemerataan suplai air pada kedua zona pelayanan.

 

 

 

Kata Kunci: Kebutuhan Air Bersih, Kinerja Jaringan Distribusi, EPANET 2.0, Optimalisasi Distribusi Air, IPA I.

 

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI