DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN SITOTOKSIK EKSTRAK METANOL AKAR BISBUL (Diospyros blancoi A. DC) TERHADAP SEL KANKER PAYUDARA MCF-7 | |
| PENGARANG | : | PUTRI PUSPITA SARI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-02-01 |
Kanker payudara merupakan salah satu penyebab utama kematian pada perempuan, sehingga diperlukan pengembangan sumber antikanker baru yang lebih aman dan efektif, salah satunya melalui pemanfaatan bahan alam. Tumbuhan bisbul (Diospyros blancoi A. DC) diketahui mengandung berbagai metabolit sekunder yang berpotensi memiliki aktivitas biologis. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar total fenol, total flavonoid, aktivitas antioksidan, toksisitas awal, aktivitas sitotoksik terhadap sel kanker payudara MCF-7, serta mengidentifikasi senyawa bioaktif dalam ekstrak metanol akar bisbul. Penentuan kadar total fenol dilakukan dengan metode Folin–Ciocalteu, total flavonoid dengan metode AlCl?, uji antioksidan menggunakan metode DPPH, uji toksisitas menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT), uji sitotoksik menggunakan metode resazurin (REMA), dan identifikasi senyawa menggunakan GC-MS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak metanol akar bisbul memiliki kadar total fenol sebesar 515,27 ± 86,01 mg GAE/g dan kadar total flavonoid sebesar 10,36 ± 0,000 mg QE/g. Aktivitas antioksidan menunjukkan nilai IC?? sebesar 5,02 ± 0,00 μg/mL yang tergolong sangat kuat. Uji toksisitas BSLT menghasilkan nilai LC?? sebesar 320,26 ± 12,12 ppm yang menunjukkan adanya potensi toksisitas biologis awal. Uji sitotoksik terhadap sel MCF-7 menghasilkan nilai IC?? sebesar 864,96 ppm yang tergolong aktivitas sitotoksik lemah. Analisis GC-MS mengidentifikasi beberapa senyawa utama, yaitu Metil 13-oktadekanoat, Metil 10-trans,12-cis-oktadekadienoat, γ-terpinena, Metil (E)-9-oktadekanoat, Metil stearate, dan Metil heksadekanoat
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI