DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Sintesis Dan Karakterisasi Beads Kitosan-Fe3o4 Dan Aplikasinya Sebagai Adsorben Zat Warna Naphthol Blue Black | |
| PENGARANG | : | SETYO JUNIA PUTRI LESTARI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-02-02 |
Limbah tekstil yang mengandung zat warna sintetis Naphthol Blue Black (NBB) berpotensi mencemari perairan sehingga diperlukan adsorben yang efektif dan ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan mempelajari pengaruh variasi rasio kitosan-Fe3O4 terhadap karakteristik beads serta mengevaluasi kemampuan adsorpsinya terhadap NBB. Beads kitosan-Fe3O4 disintesis melalui metode gelasi ionik dengan variasi rasio Fe3O4 sebesar 1:0,1; 1:0,3; dan 1:0,5. Karakterisasi dilakukan menggunakan FTIR, mikroskop digital, SEM-EDX, serta analisis luas permukaan spesifik menggunakan metode BET dengan analisis sifat permukaan melalui pendekatan Density Functional Theory (DFT). Uji adsorpsi dilakukan dengan variasi waktu kontak hingga 2880 menit dan dianalisis menggunakan isoterm Langmuir dan Freundlich. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan kandungan Fe3O4 menurunkan daya swelling dan luas permukaan spesifik beads akibat tertutupnya pori aktif oleh partikel magnetit. Analisis FTIR dan SEM-EDX mengonfirmasi terbentuknya beads kitosan-Fe3O4, dengan kecenderungan aglomerasi pada rasio Fe3O4 tinggi. Proses adsorpsi NBB mengikuti model Langmuir dengan nilai R² tertinggi 0,989. Kapasitas adsorpsi maksimum beads kitosan mencapai 12,674 mg/g, lebih tinggi dibandingkan beads kitosan-Fe3O4. Beads kitosan-Fe3O4berpotensi sebagai adsorben efektif yang mudah dipisahkan secara magnetik, dengan rasio Fe3O4 rendah hingga sedang sebagai kondisi optimum.
Kata kunci: kitosan, Fe3O4, beads, adsorpsi, Naphthol Blue Black.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI