DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PERILAKU LOKOMOSI BEKANTAN (Nasalis larvatus) DI KAWASAN STASIUN RISET BEKANTAN PULAU CURIAK | |
| PENGARANG | : | MUHAMMAD RAIHAN NAUFAL | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-02-02 |
Bekantan (Nasalis larvatus), primata endemik Kalimantan yang terancam punah, memiliki perilaku lokomosi yang penting untuk kelangsungan hidup Terkait dengan kekhas-an habitat alaminya ekosistem lahan basah, seperti di habitat rawa dan mangrove. Penelitian ini dilakukan di Kawasan Stasiun Riset Bekantan Pulau Curiak, Kalimantan Selatan, bertujuan untuk mengkaji pola pergerakan dan berenang bekantan dalam lingkungan alaminya. Metode yang digunakan adalah scan sampling, dengan pengamatan dilakukan selama 15 hari pada waktu aktif antara pukul 06.00-18.00 WITA. Data dikumpulkan melalui observasi langsung menggunakan teropong, kamera handphone dan lensa telezoom, serta pencatatan aktivitas lokomosi bekantan dewasa, baik jantan maupun betina, dan anakan. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa bekantan memiliki lima jenis perilaku lokomosi, yaitu melompat (43,28%), memanjat (25,37%), bergelantung (19,40%), berjalan (8,96%), dan berenang (2,99%). Pada saat pengamatan, aktivitas bekantan berenang terjadi pada kondisi air pasang dan berenang secara berkelompok. Prilaku lokomosi bekantan mencerminkan kemampuan adaptasi bekantan yang bersifat arboreal terhadap habitat alaminya.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI