DIGITAL LIBRARY



JUDUL:ANALISIS SISTEM INTERNET OF THINGS (IOT) BERBASIS ESP UNTUK PENGATURAN KELEMBAPAN PERTUMBUHAN TANAMAN DI BANJARBARU
PENGARANG:MUHAMMAD ALFITRIAN ANANDA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-02-02


Pengelolaan penyiraman tanaman luar ruangan di Banjarbaru menghadapi tantangan berupa suhu lingkungan yang tinggi serta kelembapan tanah yang fluktuatif. Penelitian ini berfokus pada perancangan dan implementasi sistem perangkat lunak berbasis Internet of Things (IoT) untuk mendukung pengaturan kelembapan pertumbuhan tanaman melalui mekanisme penyiraman berbasis spray secara otomatis. Sistem dibangun menggunakan perangkat berbasis ESP yang dilengkapi sensor suhu dan kelembapan tanah, serta didukung oleh aplikasi backend berbasis web yang berperan sebagai decision engine dalam pengolahan data, pengambilan keputusan, dan pencatatan riwayat penyiraman. Metode Fuzzy Mamdani diimplementasikan sebagai engine pengambilan keputusan di sisi server, di mana proses fuzzifikasi, inferensi, dan defuzzifikasi dilakukan berdasarkan data sensor yang tersimpan dalam basis data. Seluruh konfigurasi fuzzy, termasuk variabel, himpunan keanggotaan, aturan, dan pemetaan output, dirancang secara terstruktur dan dikelola melalui basis data sehingga sistem dapat dikonfigurasi dan dikembangkan secara terpusat tanpa memerlukan perubahan langsung pada perangkat keras sensor dan aktuator. Data riwayat penyiraman yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 31.607 record dan dianalisis melalui sistem IoT serta simulasi ulang menggunakan Python Colab sebagai pembanding. Evaluasi dilakukan melalui analisis inferensi fuzzy, defuzzifikasi centroid, serta pengujian kesesuaian menggunakan metrik MAE, RMSE, persentase durasi identik, dan analisis himpunan output. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem Fuzzy Mamdani mampu menghasilkan keputusan durasi penyiraman spray yang bersifat gradual dan adaptif terhadap kondisi lingkungan. Perbandingan antara sistem IoT dan simulasi Python Colab menunjukkan tingkat kesesuaian yang tinggi dengan nilai MAE sebesar 0,5222 detik, RMSE sebesar 2,5968 detik, persentase durasi identik sebesar 86,11%, serta kesesuaian aturan fuzzy sebesar 100%. Perbedaan yang terjadi pada sebagian kecil data disebabkan oleh faktor numerik pada proses defuzzifikasi, bukan oleh perbedaan logika aturan. Dengan demikian, sistem IoT berbasis ESP yang dikembangkan efektif dalam pengelolaan penyiraman otomatis berbasis spray serta menunjukkan penerapan prinsip rekayasa perangkat lunak terintegrasi pada sistem otomasi pertanian berbasis IoT.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI