DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | ANALISIS KETERSEDIAAN AIR DAN KEMAMPUAN KOLAM RETENSI SYAMSUDIN NOOR DALAM PENGENDALIAN BANJIR | |
| PENGARANG | : | MUHAMMAD DENY PRAMUDJI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-02-03 |
ABSTRAK
Analisis Ketersediaan Air dan Kemampuan Kolam Retensi Syamsudin Noor Dalam Pengendalian Banjir
Muhammad Deny Pramudji, ST
Program Studi Magister Teknik Sipil,
Fakultas Teknik, Universitas Lambung Mangkurat
Email: 2420828310069@mhs.ulm.ac.id
Banjir di sekitar permukiman Tonhar akibat luapan Sungai Rimba disebabkan oleh penyempitan di jembatan jalan dan juga hilir Sungai Rimba/Tonhar, disamping itu debit yang mengalir dari drain bandara tidak mampu ditampung sungai karena landai. Akibat penyempitan ini, terjadi aliran balik (backwater) sehingga menggenangi jalan dan permukiman di sekitar sungai Rimba di wilayah Tonhar. Berdasarkan rencana kolam retensi pada bagian wilayah bandara sisi barat yang bertujuan untuk mengurangi debit puncak serta usaha menurunkan muka air banjir di sisi hilir kolam retensi.
Pada penelitian ini, analisis debit banjir dilakukan menggunakan beberapa metode yaitu metode Haspers, metode Rational Mononobe, metode Der Weduwen, HSS Snyder, serta metode prioritas yaitu HSS Nakayasu dengan kala ulang 2 tahun, 5 tahun, 10 tahun, 20 tahun, 25 tahun, 50 tahun, dan 100 tahun. Sedangkan untuk analisis debit andalan menggunakan metode FJ Mock.
Karakteristik HSS Nakayasu terhadap Kolam Retensi Syamsudin Noor menunjukkan, kolam ini efektif sebagai pengendali banjir karena mampu merubah karakteristik aliran masuk (inflow) yang agresif menjadi aliran keluar (outflow) yang lebih stabil melalui proses penelusuran (routing). Hal ini dibuktikan dengan kemampuan kolam dalam mereduksi debit puncak banjir kala ulang 5 tahun sebesar 40,131% (6,852 m³/det) serta menciptakan perlambatan waktu puncak (time lag) sebesar 187,5% (0,973 jam), sehingga fluktuasi ekstrem air dapat diredam secara signifikan sebelum menuju ke hilir. Berdasarkan analisa dengan FJ Mock dengan probabilitas 90% didapatkan bahwa Kolam Retensi Syamsudin Noor menunjukkan fluktuasi ketersediaan air yang signifikan dengan volume puncak pada bulan Februari dengan volume 228.123,313 m3 dan titik terendah pada Oktober dengan ketersediaan air 3.674,371 m3.
Kata Kunci: Debit Andalan, FJ Mock, HSS Nakayasu, Kolam Retensi, Pengendali Banjir
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI