DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | STRUKTUR POPULASI BEKANTAN (NASALIS LARVATUS) DAN TUMBUHAN SUMBER PAKAN DI KPH PULAU LAUT SEBUKU | |
| PENGARANG | : | NIDA KHOFIANA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-02-04 |
Bekantan (Nasalis larvatus) merupakan primata endemik Kalimantan yang bergantung pada ekosistem mangrove sebagai habitat dan sumber pakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur populasi bekantan serta menganalisis sumber pakan bekantan di kawasan KPH Pulau Laut Sebuku. Penelitian dilakukan melalui pengamatan langsung di lapangan dengan luas ± 8,75 ha. Data struktur populasi dikumpulkan melalui pencatatan jumlah individu berdasarkan kelas umur dan jenis kelamin, sedangkan data sumber pakan diperoleh melalui metode focal animal sampling pengamatan perilaku makan bekantan di habitat alaminya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur populasi bekantan yang teramati terdiri atas 18 individu, dengan komposisi jantan dewasa sebesar 16,67%, betina dewasa sebesar 27,78%, remaja sebesar 44,44%, dan bayi sebesar 11,11%. Dominasi individu remaja menunjukkan bahwa populasi bekantan berada pada fase pertumbuhan, meskipun jumlah individu yang teramati relatif rendah akibat keterbatasan luas area pengamatan dan tingginya aktivitas manusia di sekitar lokasi penelitian. Sumber pakan bekantan terdiri dari sedikitnya sembilan jenis tumbuhan, terutama dari ekosistem mangrove. Sonneratia caseolaris merupakan pakan utama karena seluruh bagian tumbuhan dikonsumsi, sedangkan jenis lain berperan sebagai pakan pendukung dan pakan selingan. Perilaku makan bekantan didominasi oleh aktivitas mengunyah pakan pada seluruh kelas individu, dengan frekuensi tertinggi pada kelompok remaja. Hal ini berkaitan dengan tipe pakan yang didominasi oleh daun dan bagian tumbuhan berserat, sehingga memerlukan waktu pemrosesan yang lebih lama. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa bekantan di KPH Pulau Laut Sebuku memiliki struktur populasi yang masih aktif dan sangat bergantung pada ketersediaan pakan mangrove, sehingga pelestarian habitat menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan populasinya.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI