DIGITAL LIBRARY



JUDUL:RESPON PERTUMBUHAN STUMP BALANGERAN (Shorea bakabgeran Burck) TERHADAP PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR NASA
PENGARANG:RISDA ARDILA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-02-05


RISDA ARDILA. 2025. “Respon Pertumbuhan Stump Balangeranp(Shorea

balangeran Burck.) Terhadap PemberianpPupuk Organik Cair Nasa”. Skripsi,

Program Studi Kehutanan Fakultas Kehutanan Universitas Lambung mangkurat.

Pembimbing: Dra. Eny Dwi Pujawati, M.Si. dan Prof. Dr. Ir. H. Yudi Firmanul

Arifin, M.Sc.

Kata Kunci: Respon Pertumbuhan; Pupuk organik cair NASA; Shorea balangeran

Bruck; Stump

Balangeran (Shorea balangeran Burck.) merupakan spesies penting pada ekosistem

rawa yang berpotensi digunakan dalam kegiatan rehabilitasi lahan basah.

Keberhasilan pembibitan melalui teknik stump perlu ditunjang dengan pemupukan

yang tepat, salah satunya Pupuk Organik Cair (POC). Penelitian ini bertujuan

menganalisis pengaruh berbagai konsentrasi POC NASA terhadap pertumbuhan

stump Balangeran serta menentukan konsentrasi optimal. Penelitian dilakukan di

shade house Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat menggunakan

Rancangan Acak Lengkap dengan empat perlakuan: 0 ml/l, 2 ml/l, 4 ml/l dan 6 ml/l,

masing-masing 20 ulangan. Parameter yang diamati meliputi persentase hidup,

jumlah tunas, panjang tunas dan pertambahan jumlah daun. Hasil penelitian

menunjukkan bahwa POC NASA berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan stump

Balangeran. Persentase hidup stump balangeran (Shorea balangeran Burck.) pada

perlakuan A (kontrol) sebesar 90%, perlakuan B (2 ml/liter) 90%, perlakuan C (4

ml/liter) 85% dan perlakuan D (6 ml/liter) sebesar 90%. Rata-rata persentase hidup

dari semua perlakuan adalah 88,75%. Rata-rata jumlah tunas tertinggi terdapat pada

konsentrasi 2 ml/l (2,30 tunas), 6 ml/l (1,85 tunas), kontrol (1,65 tunas) dan terendah

4 ml/l (1,60 tunas). Rata-rata panjang tunas juga menunjukkan hasil terbaik pada

konsentrasi 2 ml/l (5,80 cm), 6 ml/l (5,34 cm), kontrol (4,97 cm) dan terendah 4

ml/l (4,15 cm). Pertambahan jumlah daun menunjukkan rata-rata tertinggi pada

perlakuan 2 ml/l (4,1 helai), kontrol (3,4 helai), 6 ml/l (3,15 helai) dan 4 ml/l (2,8

helai).

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI