DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | EFEKTIFITAS SMART PACKAGING BERBASIS KITOSAN-EKSTRAK KUNYIT SEBAGAI INDIKATOR DAN PENGAWET ALAMI UNTUK MEMPERTAHANKAN KUALITAS IKAN PATIN SIAM (Pangasius hypophthalmus) | |
| PENGARANG | : | MUHAMMAD IRFAN | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-02-05 |
EFEKTIFITAS SMART PACKAGING BERBASIS KITOSAN-EKSTRAK KUNYIT SEBAGAI INDIKATOR DAN PENGAWET ALAMI UNTUK MEMPERTAHANKAN KUALITAS IKAN PATIN SIAM (Pangasiush ypophthalmus) (Oleh Muhammad Irfan ; Pembimbing: Dr. Ahmad Budi Junaidi,S.Si, M. Sc dan Drs. Taufiqur Rohman. M. Si; 2026; 75 halaman)
Penelitian ini mengkaji efektifitas kemasan berbasis kitosan-kunyit sebagai indikator monitoring kualitas ikan patin. Masalah utama adalah perlunya teknologi pengemasan aktif yang mampu memperlambat kerusakan ikan sekaligus memantau kesegaran secara real-time. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik kimia ekstrak kunyit, mengetahui pengaruh penambahan kunyit pada film kitosan, dan mengevaluasi kemampuan film dalam menghambat pembusukan serta menunjukkan perubahan warna sesuai pH dan nilai TVB-N ikan patin. Ekstraks kunyit dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%. Film kitosan-ekstrak kunyit dibuat menggunakan teknik casting dengan variasi konsentrasi kitosan dan penambahan ekstrak. Analisis meliputi uji sensitivitas warna terhadap pH (Colorimeter, UV-Vis), uji antioksidan (DPPH), analisis FTIR, pengukuran ketebalan film, dan evaluasi kualitas ikan (pH, TVB-N) selama penyimpanan 28 hari dalam refrigerator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kunyit dan film kitosan-ekstrak kunyit memiliki sensitivitas warna yang tinggi direntang pH basa (10-12), namun kurang sensitif direntang pH asam dan netral (1-8). Sifat antioksidan ekstrak kunyit tergolong sangat kuat dengan nilai IC?? terhadap DPPH sebesar 41,94 ppm. film kitosan–ekstrak kunyit menunjukkan warna kuning cerah yang merata pada seluruh permukaan, film kitosan dengan penambahan ekstrak kunyit, ketebalan yang dihasilkan sedikit berubah dibandingkan film kitosan tanpa ekstrak. film mempertahankan warna kuning-oranye yang relatif stabil, disebabkan kurkumin didominasi dalam bentuk keto yang distabilkan oleh ikatan hidrogen dan interaksi elektrostatik dengan gugus amino terprotonasi (-NH3+) pada kitosan. Perubahan warna pada rentang pH 11 merupakan awal deprotonasi kurkumin, dimana gugus fenolik mulai kehilangan proton. Berdasarkan data TVB-N, kemasan film kitosan-ekstrak kunyit mampu mempertahankan kualitas ikan dan memperpanjang umur simpan ikan patin lebih dari 7 hari dibandingkan kontrol. Akan tetapi film kitosan-ekstrak kunyit kurang efektif menjadi indikator kualitas ikan patin segar karena pH daging ikan tidak > 10,sedangkan perubahan warna film antara pH 11-12.
Kata Kunci: kitosan, kunyit, antioksidan, ikan patin (Pangasius hypophthalmus), pengawetan
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI