DIGITAL LIBRARY



JUDUL:ANALISIS PENGARUH VARIASI WAKTU PERLAKUAN ALKALISASI NaOH DAN Ca(OH)2 TERHADAP SIFAT MEKANIK SERAT TUNGGAL PURUN TIKUS (ELEOCHARIS DULCIS)
PENGARANG:VALENTINO KRISNA MUKTI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-02-06


Serat alam memiliki potensi besar sebagai bahan penguat komposit karena bersifat ringan, terbarukan, dan ramah lingkungan. Salah satu serat alam lokal yang berpotensi dikembangkan adalah serat purun tikus (Eleocharis dulcis), yang memiliki kandungan selulosa cukup tinggi namun masih mengandung lignin dan hemiselulosa yang dapat menurunkan kualitas ikatan serta sifat mekaniknya. Oleh karena itu, diperlukan perlakuan awal untuk memperbaiki karakteristik permukaan serat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi waktu alkalisasi menggunakan larutan NaOH dan Ca(OH)? terhadap sifat mekanik serat tunggal purun tikus. Perlakuan alkalisasi dilakukan dengan konsentrasi larutan 5% dan variasi waktu perendaman selama 3 jam, 6 jam, dan 9 jam. Pengujian yang dilakukan meliputi uji tarik serat tunggal untuk mengetahui tegangan, regangan, dan modulus elastisitas, serta uji pull-out untuk mengevaluasi kekuatan geser antarmuka antara serat dan matriks. Selain itu, analisis morfologi permukaan serat dilakukan menggunakan Scanning Electron Microscope (SEM) untuk mengamati perubahan struktur akibat perlakuan alkalisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan alkalisasi berpengaruh terhadap peningkatan sifat mekanik serat purun tikus, dengan kecenderungan peningkatan yang berbeda pada setiap jenis larutan dan waktu perendaman. Perlakuan NaOH menunjukkan peningkatan sifat mekanik yang lebih signifikan dibandingkan Ca(OH)? pada waktu perendaman tertentu, namun perlakuan yang terlalu lama berpotensi menurunkan kualitas serat. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan material komposit berbasis serat alam purun tikus.

 

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI