DIGITAL LIBRARY



JUDUL:ANALISIS KESESUAIAN LAHAN UNTUKPENGEMBANGANPERTANIAN RAWA DI PULAU DAMAR BANJANG
PENGARANG:MARWOTO
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-02-06


Pulau Damar Banjang memiliki potensi sumber daya lahan yang cukup besar untuk pengembangan sektor pertanian, namun hingga saat ini masih terdapat banyak lahan tidur yang belum dimanfaatkan secara optimal. Kondisi tersebut disebabkan oleh belum tersedianya informasi yang komprehensif mengenai karakteristik fisik dan tingkat kesesuaian lahan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik fisik lahan yang meliputi kemiringan lereng, jenis tanah, dan curah hujan, serta menganalisis tingkat kesesuaian lahan untuk pengembangan pertanian berdasarkan kerangka evaluasi lahan FAO (FAO Land Evaluation Framework) dan kriteria teknis pertanian nasional. Metode penelitian dilakukan melalui analisis spasial menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Data kemiringan lereng, jenis tanah, dan curah hujan dianalisis dan diklasifikasikan berdasarkan kriteria kesesuaian lahan, kemudian dilakukan pembobotan, pemberian skor, dan proses overlay untuk menghasilkan peta tingkat kesesuaian lahan. Pendekatan ini digunakan untuk memperoleh gambaran spasial yang akurat mengenai potensi dan faktor pembatas lahan di wilayah penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesesuaian lahan di Pulau Damar Banjang terbagi ke dalam tiga kelas, yaitu lahan sangat sesuai (S1), lahan sesuai (S2), dan lahan kurang sesuai (S3). Lahan sangat sesuai umumnya memiliki kemiringan lereng yang landai, jenis tanah yang mendukung pertumbuhan tanaman, serta curah hujan yang relatif optimal. Lahan sesuai masih memerlukan pengelolaan tambahan untuk meningkatkan produktivitas, sedangkan lahan kurang sesuai memiliki faktor pembatas yang lebih signifikan.

Kata kunci: kesesuaian lahan, lahan tidur, pengembangan pertanian, evaluasi lahan FAO, SIG, Pulau Damar Banjang

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI