DIGITAL LIBRARY



JUDUL:ANALISIS SPASIAL LOKASI RAWAN BENCANA KEKERINGAN MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) DI KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA
PENGARANG:HAJI MUHAMMAD RIDHA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-02-08


                               ABSTRAK

Analisis Spasial Lokasi Rawan Bencana Kekeringan Menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) di Kabupaten Hulu Sungai Utara

Haji Muhammad Ridha

NIM. 2320828310037

 

Dr. Mahmud, S.T., M.T.

Indonesia sebagai negara kepulauan di kawasan tropis rentan terhadap pengaruh fenomena iklim global, seperti El Niño–Southern Oscillation (ENSO) dan Dipole Mode positif, yang dapat memicu kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan. Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, merupakan salah satu wilayah yang terdampak signifikan pada periode 2020–2023, sementara informasi spasial mengenai tingkat kerawanannya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memetakan tingkat kerawanan kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan menggunakan analisis spasial berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan metode skoring.

Parameter yang dianalisis meliputi curah hujan, tutupan lahan, kelembaban tanah, suhu udara, dan kedekatan dengan sumber api. Data yang digunakan terdiri atas data primer dan data sekunder dari instansi terkait. Seluruh parameter dianalisis menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan metode skoring.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kabupaten Hulu Sungai Utara didominasi oleh kategori cukup rawan (Skor 2). Sebaran tingkat kerawanan relatif merata di seluruh kecamatan tanpa ditemukan wilayah sangat rawan. Temuan ini dapat digunakan sebagai dasar perencanaan mitigasi bencana serta perumusan kebijakan penanggulangan kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan.

 

Kata Kunci: Kebakaran Lahan, Sistem Informasi Geografis (SIG), Analisis Spasial,

        Rawan Bencana Kekeringan, Metode AHP

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI