DIGITAL LIBRARY



JUDUL:HUBUNGAN ANTARA KANDUNGAN TIMBAL (Pb) DI TANAH TPA REGIONAL BANJARBAKULA DENGAN KEPADATAN CACING TANAH
PENGARANG:SITI SABILA NUR MALIKA WIDIASTI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-02-09


Tempat Pembuangan Akhir (TPA) berpotensi menjadi sumber pencemaran logam berat akibat akumulasi berbagai jenis sampah, termasuk limbah elektronik dan baterai bekas. Salah satu logam berat yang umum ditemukan pada tanah TPA adalah timbal (Pb), yang bersifat toksik dan persisten. Cacing tanah merupakan organisme tanah yang sensitif terhadap perubahan kualitas lingkungan sehingga berpotensi dimanfaatkan sebagai bioindikator kondisi tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan timbal (Pb) dalam tanah serta mengkaji hubungan antara kadar Pb dan kepadatan cacing tanah sebagai bioindikator di TPA Regional Banjarbakula. Penelitian dilakukan secara observasional pada tiga stasiun pengamatan. Kandungan Pb tanah dianalisis menggunakan Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS), sedangkan cacing tanah dikumpulkan dengan metode hand sorting. Sebelum analisis hubungan dilakukan, data diuji normalitasnya menggunakan uji Shapiro–Wilk. Hasil uji menunjukkan bahwa data tidak berdistribusi normal (p < 0,05), sehingga analisis hubungan dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar Pb tanah berada pada kisaran 5,817–15,292 mg/kg dan masih berada di bawah baku mutu tanah. Terdapat hubungan positif yang cukup kuat dan signifikan antara kadar Pb dan jumlah cacing tanah (ρ (rho) = 0,538; p = 0,002). Selain itu, pH tanah berhubungan positif dengan jumlah cacing tanah, sedangkan ketinggian lokasi berhubungan negatif secara signifikan. Suhu dan kelembaban tanah tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Hasil ini menunjukkan bahwa pada tingkat konsentrasi Pb yang relatif rendah, kandungan Pb belum menjadi faktor pembatas utama bagi kepadatan cacing tanah. Kepadatan cacing tanah lebih dipengaruhi oleh kombinasi faktor lingkungan, terutama pH tanah dan kondisi topografi. Penelitian ini memberikan data dasar mengenai potensi pemanfaatan cacing tanah sebagai bioindikator kualitas tanah di lingkungan TPA Regional Banjarbakula.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI