DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Perancangan Sistem Pemanenan Air Hujan (PAH) Sebagai Alternatif Sumber Air Untuk Hidran Pada UPT Pemadam Kebakaran (Studi Kasus: Proyek Pembangunan UPT Pemadam Kebakaran Kota Banjarbaru) | |
| PENGARANG | : | RAHMADALINA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-02-11 |
Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran Kota Banjarbaru saat ini belum memiliki fasilitas hidran mandiri dan masih bergantung pada sumber air eksternal yang tidak menentu. Kondisi ini berisiko menghambat operasional pemadaman, sehingga mendesak diperlukannya alternatif sumber air yang tersedia di lokasi. Maka dari itu, muncul gagasan perancangan sistem Pemanenan Air Hujan (PAH) sebagai solusi untuk menjamin ketersediaan air suplai hidran secara mandiri dan berkelanjutan.
Metodologi penelitian ini menggunakan prinsip PAH dengan memanfaatkan atap gedung kantor sebagai area tangkapan air. Tahapan dimulai dengan pengumpulan data primer kondisi eksisting dan data sekunder berupa curah hujan harian serta luasan atap efektif. Selanjutnya dilakukan analisis hidrologi dan neraca air untuk mengetahui keseimbangan antara ketersediaan air hujan dengan kebutuhan operasional, guna merencanakan desain bak penampung yang optimal.
Dari hasil analisis dan perhitungan, diketahui potensi tampungan air hujan mencapai volume 1.297,85 m³/tahun yang mampu berkontribusi signifikan sebagai cadangan air kritis. Berdasarkan potensi tersebut, direncanakan desain Ground Water Tank (GWT) berkapasitas 35 m³ dengan dimensi 4,0 m x 3,5 m x 3,0 m yang mampu mendukung operasional sistem hidran secara efektif.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI