DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PENGEMBANGAN BUKU ILMIAH POPULER ETNOFARMAKOLOGI PADA MASYARAKAT DAYAK MERATUS LOKSADO
PENGARANG:BAHZATUL MUNA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-02-11


ABSTRAK

Bahzatul Muna (2320113320009) PENGEMBANGAN BUKU ILMIAH POPULER ETNOFARMAKOLOGI PADA MASYARAKAT DAYAK MERATUS LOKSADO, Pembimbing I : Danang Biyatmoko dan Pembimbing II Yudi Firmatul Arifin.

Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi, termasuk tumbuhan obat yang dimanfaatkan secara turun-temurun oleh masyarakat adat salah satunya masyarakat Dayak Meratus di Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan jenis-jenis tumbuhan-tumbuhan etnofarmakologi dan manfaatnya hasil pengembangan buku ilmiah populer pada masyarakat Dayak Meratus Loksado, (2) Mendeskripsikan validitasbuku ilmiah populer (BIP) etnofarmakologi hasil pengembangan dari kajian pada masyarakatDayak Meratus Loksado. Metode penelitian merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) menggunakan model 4D yang meliputi tahap define, design, dan develop, dengan penelitian dibatasi hingga uji validitas ahli. Data etnofarmakologi diperoleh melalui observasi lapangan dan wawancara dengan dua orang ahli pengobatan tradisional (batera) menggunakan teknik snowball sampling. Produk yang dihasilkan berupa BIP etnofarmakologi kemudian divalidasi oleh tiga orang ahli pendidikan biologi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 61 jenistumbuhan etno-farmakologi yang teridentifikasi berjumlah 61 jenis, dimana 27 jenis (44,26%) diantaranya adalah tumbuhan etnofarmakologi yang terbanyak dimanfaatkan serta terdapat 7 jenis tumbuhan (11,47%) yang berkaitan dengan spiritual yang dipercaya oleh masyarakat Dayak Meratus. Produk Buku Ilmiah Populer (BIP) etno-farmakologi yang dikembangkan dari hasil kajian pada masyarakat Dayak Meratus di Loksado dinyatakan valid dengan nilai 82,78% dengan kategori valid dengan revisi.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI