DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | KEBIJAKAN DAN STRATEGI PENGELOLAAN AIR BERSIH DAN AIR LIMBAH KOTA BANJARMASIN BERKELANJUTAN | |
| PENGARANG | : | ARIF WARDANI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-02-12 |
Urbanisasi di Banjarmasin telah memberikan tekanan yang signifikan terhadap kualitas lingkungan hidup terutama kualias air, sehingga menimbulkan tantangan dalam pengelolaan air bersih dan air limbah dalam mewujudkan Kota Banjarmasin berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi keberlanjutan Kota Banjarmasin dari aspek air bersih dan air limbah, mengevaluasi daya dukung daya tampung air dalam mendukung Kota Banjarmasin berkelanjutan, mengevaluasi perencanaan tata ruang wilayah dari aspek air bersih dan air limbah dalam mendukung Kota Banjarmasin berkelanjutan, dan membuat desain kebijakan dan strategi pengelolaan air bersih dan air limbah Kota Banjarmasin berkelanjutan.
Status keberlajutan Kota Banjarmasin adalah berkelanjutan dari dimensi air bersih dengan skor sebesar 93,89 (baik) dan kurang berkelanjutan dari dimensi air limbah dengan skor 26,18 (kurang).
Kondisi daya dukung daya tampung air cenderung kurang mendukung keberlanjutan Kota banjarmasin dengan kondisi status daya dukung air Kota Banjarmasin menunjukkan dalam status terlampaui sebagai sebuah sistem tertutup dan masih belum terlapaui apabila dilihat sebagai sistem tersubsidi (terbuka) serta status daya tampung air Kota Banjarmasin sudah terlampaui berdasarkan analisis sistem dinamik. Daya dukung air (penyediaan air) Kota Banjarmasin mayoritas dalam kategori rendah (51,65 %) dan sedang (38,79%), sedangkan daya tampung air (jasa lingkungan pemurnian air) mayoritas dalam kategori sangat rendah (90,15 %).
Perencanaan tata ruang Kota Banjarmasin mendukung sepenuhnya dari dimensi air bersih berupa perencanaan struktur ruang dalam bentuk rencana sistem penyediaan air minum yang telah mencakup semua kelurahan yang ada di Kota Banjarmasin dan belum sepenuhnya mendukung dari dimensi air limbah
Kebijakan pengelolaan air bersih dan air limbah diperlukan untuk mendukung Kota Banjarmasin berkelanjutan. Kebijakan dan strategi pengelolaan air bersih dan air limbah terdiri atas pengelolaan air bersih, pengelolaan air limbah domestik dan pengelolaan air limbah non domestik. Kebijakan pengelolaan air bersih berupa (1) menjamin sumber air baku berkelanjutan (2) meningkatkan persentase air minum aman (3) meningkatkan persentase akses air minum untuk semua melalui jaringan perpipaan. Kebijakan pengelolaan air limbah domestik berupa (1) meningkatkan persentase pengelolaan air limbah domestik aman (2) menjamin pengelolaan air limbah domestik berkelanjutan (3) meningkatkan persentase akses air limbah domestik. Kebijakan pengelolaan air limbah non domestik berupa (1) membatasi kualitas air limbah non domestik yang dibuang ke lingkungan (2) membatasi kuantitas air limbah non domestik yang dibuang ke lingkungan.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI