DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | ELIMINASI LOGAM BERAT (Cd dan Pb) PADA BELUT SAWAH (Monopterus albus Z) DALAM PENGOLAHAN MI INSTAN TERHADAP ANGKA KECUKUPAN GIZI | |
| PENGARANG | : | CANDRA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-02-13 |
Keamanan pangan mensyaratkan bahan pangan bebas dari cemaran biologis dan kimia sebagaimana diatur dalam UU No. 18 Tahun 2012. Belut sawah (Monopterus albus Z) memiliki nilai gizi tinggi, terutama protein, zat besi, serta asam lemak esensial DHA dan EPA, namun habitat persawahan menjadikannya rentan terhadap kontaminasi logam berat kadmium (Cd) dan timbal (Pb). Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengevaluasi kandungan logam berat pada belut sawah dan lingkungannya; (2) menganalisis efektivitas metode eliminasi Cd dan Pb pada daging belut; serta (3) mengkaji karakteristik tepung belut dan aplikasinya pada mi instan terhadap pemenuhan Angka Kecukupan Gizi (AKG) remaja usia 13–15 tahun. Penelitian dilaksanakan dalam empat tahap, yaitu identifikasi kandungan logam berat pada tiga stasiun sampling; eliminasi logam berat melalui depurasi, pemanggangan, dan perebusan dengan variasi waktu; pengolahan tepung belut menggunakan metode terbaik; serta formulasi mi instan dengan penambahan tepung belut 0–20%. Hasil tahap 1 menunjukkan kandungan Cd dan Pb tertinggi terdapat pada stasiun dengan karakteristik ekologi persawahan dan sedimen dominan. Pada tahap 2, metode perebusan selama 5 menit merupakan perlakuan paling efektif, menurunkan Cd dan Pb hingga 0,001 mg/kg dan berada di bawah batas maksimum SNI 7387:2009. Metode ini selanjutnya digunakan pada tahap 3, di mana perebusan 20 menit menghasilkan karakteristik tepung terbaik berdasarkan rendemen, kelarutan, dan komposisi proksimat. Pada tahap 4, penambahan tepung belut meningkatkan kadar protein mi instan hingga 21,26%, namun pada substitusi 15–20% terjadi peningkatan kadar air dan penurunan karbohidrat yang berdampak pada penurunan total energi dan persentase AKG. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan termal perebusan efektif sebagai metode eliminasi logam berat sekaligus mendukung pengembangan produk mi instan berbasis tepung belut yang aman dan bernilai gizi tinggi bagi remaja.
Kata kunci: belut sawah, kadmium, timbal, eliminasi logam berat, tepung belut, mi instan, angka kecukupan gizi.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI