DIGITAL LIBRARY



JUDUL:“Analisis Vegetasi Dan Strategi Pengelolaan Gandaria (Bouea Macrophylla Griffith.) Guna Mendukung Upaya Konservasi
PENGARANG:MUHAMMAD EMIR FAISAL
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-02-19


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis vegetasi tumbuhan sekitar gandaria dan strategi pengelolaan serta konservasi jenis gandaria di 3 kabupaten Provinsi Kalimantan Selatan, Kabupaten Balangan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini meliputi data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dengan pengamatan langsung di lapangan yang terdiri dari pengambilan data inventarisasi tanaman gandaria dan tanaman yang tumbuh di sekitar tanaman gandaria. Data primer dilakukan dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling atau secara sengaja yang dimana telah diketahui lokasi pohon gandaria. Inventarisasi tanaman gandaria menggunakan petak ukuran 100 m x 60 m yang dimana di dalam petak terdapat 15 plot pengamatan dengan ukuran 20 m x 20 m menggunakan metode garis berpetak, data yang akan di ambil mulai dari pohon, tiang, pancang dan semai. Selain pengambilan data vegetasi, dilakukan juga pengambilan data dengan metode wawancara terhadap masyarakat. Metode ini menggunakan panduan pertanyaan yang sudah disiapkan agar dapat dianalisis menggunakan analisis SWOT (Strength, Weakness, Opprtunities, dan Threats). Analisis SWOT dilakukan dengan memetakan faktor internal dan eksternal untuk menyusun strategi yang sesuai dengan kondisinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunitas tumbuhan di sekitar gandaria terdiri dari berbagai macam jenis tanaman hutan sekunder, tanaman buah dan tanaman perkebunan rakyat. Struktur vegetasi pada setiap tingkat pertumbuhan (semai, pancang, tiang, dan pohon) menunjukkan pola regenerasi yang relatif lengkap walaupun dengan tingkat dominasi yang berbeda pada setiap lokasi penelitian (Kabupaten Balangan, Hulu Sungai Tengah, dan Hulu Sungai Selatan). Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa regenerasi gandaria memiliki potensi yang cukup baik pada fase awal, namun mengalami hambatan pada fase pertumbuhan lanjutan akibat tekanan kompetisi dan perubahan struktur vegetasi. Oleh karena itu, keberlanjutan populasi gandaria memerlukan upaya pengelolaan vegetasi pendukung seperti pengurangan tekanan kompetisi disekitar pancang dan tiang serta perlindungan terhadap pohon induk. Tanpa adanya intervensi pengelolaan yang tepat, potensi regenerasi alami gandaria berisiko tidak berkembang secara optimal hingga fase dewasa. Sebaran spasial gandaria menunjukkan bahwa tanaman buah ini tidak hanya tumbuh di sekitar pekarangan masyarakat, tetapi juga ditemukan tumbuh di tepi sungai, kebun campuran, dan hutan sekunder. Hal ini menandakan secara ekologis gandaria dapat tumbuh diberbagai kondisi tanah, selama ketersedian air dan kelembaban tanah tetap terjaga. Namun dalam proses pertumbuhan gandaria menghadapi tekanan akibat perubahan penggunaan lahan dan peningkatan produktifitas pertanian berpotensi mengurangi luasan habitat yang sesuai dengan pertumbuhan gandaria di masa mendatang. Berdasarkan kondisi dilapangan, strategi pengelolaan yang direkomendasikan meliputi perlindungan pohon induk gandaria, pengayaan tanaman pada tingkat pancang dan tingkat tiang, serta integrasi gandaria dalam sistem agroforestri berbasis masyakarat. Pendekatan ini diharapkan mampu menjaga keberlanjutan populasi gandaria sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyakarat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gandaria masih memiliki peluang besar untuk dikonversi melalui pendekatan berbasis ekologi dan sosial. Tingginya dominasi pada tingkat semai merupakan modal penting bagi keberlanjutan tumbuhan ini, namun tidak akan berhasil tanpa intervensi pengelolaan yang tepat. Oleh karena itu, konservasi gandaria perlu diarahkan dalam perlindungan habitat, pengelolaan struktur vegetasi dan peningkatan peran masyarakat dalam menjaga tanaman lokal bernilai tinggi ini.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI