DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | SUPLEMENTASI FITOBIOTIK DAN TEPUNG DAUN KELOR TERHADAP PROFIL LEUKOGRAM DAN RASIO HETEROFIL-LIMFOSIT (H/L) SEBAGAI INDIKATOR KESEHATAN ITIK JANTAN ALABIO | |
| PENGARANG | : | KHUSNUL FARTIGASARI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-02-26 |
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh suplementasi fitobiotik herbal dan tepung daun kelor (Moringa oleifera) terhadap profil leukogram dan rasio heterofil-limfosit (H/L) sebagai indikator kesehatan itik jantan Alabio. Penelitian dilaksanakan selama dua bulan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) pola faktorial 5 × 3 dengan dua faktor, yaitu dosis fitobiotik herbal (0%, 1%, 2%, 3%, dan 4%) dan level tepung daun kelor (2%, 4%, dan 6%), masing-masing dengan tiga ulangan. Parameter yang diamati meliputi persentase heterofil, persentase limfosit, jumlah leukosit, dan rasio H/L. Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi nyata (p < 0,05) antara suplementasi fitobiotik herbal dan tepung daun kelor terhadap profil leukogram dan rasio H/L. Kombinasi perlakuan fitobiotik 1% dan tepung daun kelor 6% menghasilkan rasio H/L terendah sebesar 0,776, yang mengindikasikan tingkat stres fisiologis yang lebih rendah serta keseimbangan sistem imun yang lebih baik dibandingkan perlakuan lainnya. Disimpulkan bahwa suplementasi fitobiotik herbal pada dosis moderat yang dikombinasikan dengan tepung daun kelor berpotensi meningkatkan kesehatan itik jantan Alabio dan dapat digunakan sebagai alternatif feed additive alami pengganti antibiotik.
Kata kunci: Fitobiotik, Itik Alabio, Profil Leukogram, Rasio Heterofil-Limfosit, Tepung Daun Kelor.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI