DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN KARI (Murraya koenigii) TERHADAP Propionibacterium acnes DAN Staphylococcus epidermidis | |
| PENGARANG | : | AMIRA NURIL HABIBAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-02-27 |
Infeksi kulit akibat bakteri Propionibacterium acnes dan Staphylococcus epidermidis merupakan masalah kesehatan umum yang mendasari patogenesis jerawat. Mengingat penggunaan antibiotik sintetis dalam jangka panjang berisiko memicu resistensi, eksplorasi bahan alam sebagai alternatif antibakteri menjadi sangat krusial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak daun kari (Murraya koenigii) asal Kalimantan Selatan yang diperoleh melalui metode Microwave-Assisted Extraction (MAE) terhadap P. acnes dan S. epidermidis, sekaligus mengidentifikasi kandungan senyawa kimianya. Ekstraksi dilakukan dengan teknik MAE, dilanjutkan dengan uji aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi cakram pada seri konsentrasi 6,25%; 12,5%; 25%; dan 50%. Untuk mengidentifikasi profil senyawa kimia, dilakukan skrining fitokimia melalui Kromatografi Lapis Tipis (KLT). Hasil penelitian mengungkapkan bahwa ekstrak daun M. koenigii memiliki aktivitas antibakteri terhadap P. acnes yang ditandai dengan terbentuknya zona hambat pada seluruh konsentrasi uji, namun menariknya, aktivitas tersebut tidak ditemukan pada S. epidermidis. Berdasarkan skrining fitokimia, ekstrak teridentifikasi mengandung golongan senyawa alkaloid, flavonoid, saponin, steroid, dan tanin. Perbedaan respons antibakteri ini diduga kuat dipengaruhi oleh efisiensi metode ekstraksi MAE serta variasi sensitivitas masing-masing bakteri terhadap senyawa aktif yang terkandung. Temuan ini menegaskan potensi daun M. koenigii sebagai kandidat sumber antibakteri alami, khususnya dalam menghambat pertumbuhan P. acnes.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI