DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | ANALISIS KUANTITAS PENGGUNAAN ANTIBIOTIK DENGAN METODE ATC/DDD DAN DU 90% PADA PASIEN BEDAH OBSTETRI DAN GINEKOLOGI DI RSUD ULIN BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | MARYAMAH AZZAHRA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-03-02 |
Infeksi luka operasi (ILO) adalah komplikasi pascaoperasi yang terjadi pada area insisi atau organ sekitarnya setelah tindakan pembedahan. Pemberian antibiotik merupakan strategi pencegahan infeksi luka operasi. Metode DDD (Defined Daily Dose) dan DU 90% salah satu bentuk upaya evaluasi untuk mengetahui jumlah dan jenis penggunaan antibiotik serta mencegah resistensi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil penggunaan antibiotik, menghitung nilai total DDD dan nilai DDD, menentukan segmen DU 90%, serta mendeskripsikan kategori antibiotik AWaRe pada pasien bedah obstetri dan ginekologi di RSUD Ulin Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan non-eksperimental dengan metode deskriptif kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah 313 rekam medis. Populasi yang memenuhi kriteria penelitian dan dilakukan analisis sejumlah 137 rekam medis. Hasil penelitian menunjukkan profil penggunaan antibiotik terbanyak berdasarkan nama antibiotik yaitu Ceftriaxone (61,84%), golongan antibiotik yaitu Cephalosporins (91,91%), rute pemberian yaitu rute parenteral (75,72%), lama pemberian yaitu 3-5 hari (45,25%), dosis antibiotik yaitu Ceftriaxone dosis 1 gram (61,84%). Ceftriaxone merupakan antibiotik dengan nilai DDD/100 patient-days paling tinggi yaitu sebesar 33,74. Segmen DU 90% penggunaan antibiotik pada pasien bedah obstetri dan ginekologi di RSUD Ulin Banjarmasin periode 2024 adalah Ceftriaxone dan Cefixime. Kategori antibiotik AWaRe yaitu access (13,29%), watch (86,71%), dan reserve (0%).
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI