DIGITAL LIBRARY



JUDUL:FABRIKASI MEMBRAN HYBRID POLYAMIDE-LIGNIN SELECTIVE LAYER PADA SUBSTRAT KERAMIK TUBULAR DENGAN PROSES SIMULTAN INTERFACIAL POLYMERIZATION DAN INNER- COATING UNTUK APLIKASI PENGOLAHAN PALM OIL MILL EFFLUENT MELALUI PROSES PERVAPORASI
PENGARANG:RIANI AYU LESTARI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-03-04


Pengolahan dan pemanfaatan kembali air limbah berkontribusi sangat besar terhadap efisiensi konsumsi air dalam mengatasi permasalahan global kelangkaan air dan pencemaran lingkungan yang terus meningkat. Polyamide (PA) merupakan material membran yang tinggi selektivitas dan mudah dimodifikasi. Penambahan lignin berupa lignosulfonat (Lig) dalam matriks polyamide selective layer (PA SL) dapat meningkatkan permeasi dan selektivitas. Tujuan penelitian ini adalah menginvestigasi kemampuan membran PA/Lig SL pada substrat alumina (Al2O3) tubular single-channel untuk dekontaminasi organik Palm Oil Mill Effluent (POME) menjadi water recycling melalui proses pervaporasi (PV). Dekontaminasi POME dijalankan dalam proses pervaporasi tunggal dengan feedwater (FW) berupa POME dengan beberapa variasi suhu pervaporasi. 

Metode penelitian mencakup: 1) persiapan larutan monomer m-phenylenediamine (MPD) dan trimesoyl chloride (TMC); 2) persiapan lignin dari lignosulfonat; 3) sintesis PA dari TMC, MPD dan Ligmelalui reaksi interfacial polymerization (IP); 4) Inner-coating PA/Lig SL pada substrat Al2O3; 5) pengeringan PA/Lig SL-Al2O3 pada suhu 80oC; dan 6) mengaplikasikan membran melalui pervaporasi (PV). Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Material Membrane Research Group dan Laboratorium Instrumentasi Fakultas Teknik ULM, serta sampel POME diambil dari kolam di PT Mustika Sembuluh Kalimantan Tengah.

Hasil analisis menunjukkan kecenderungan lignin dapat terintegrasi ke dalam matriks poliamida terbukti dari puncak khas poliamida CONH dan ester pada hasil FTIR. Analisis SEM menunjukkan selective layer terbentuk pada bagian dalam permukaan substrat alumina tanpa adanya intermediate layer yang menunjukkan keberhasilan penetrasi ke dalam pori substrat sehingga meningkatkan kekuatan pelapisan. Performa membran pada penambahan lignin 0,75% memiliki nilai rejeksi warna dan kontaminan organik paling tinggi mendekati 90%, sementara konsentrasi lignin terkecil 0,25% memberikan nilai fluks paling tinggi sekitar 16 kg/m2.jam pada suhu feedwater 30oC lebih tinggi dari fluks PA-SL murni sekitar 13 kg/m2.jam. Adanya peningkatan suhu feedwater mempengaruhi proses filtrasi, semakin tinggi suhu maka nilai fluks dan rejeksi semakin meningkat. Kualitas permeat mendekati syarat standar air proses. Proses kogulasi-pervaporasi terintegrasi lebih disarankan untuk menjaga kualitas dan masa pakai membran.

Kata Kunci: POME, kontaminan organik, warna, membran poliamida-lignin, pervaporasi

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI