DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | TOLERANSI PERTUMBUHAN BIBIT BAKAU MINYAK (Rhizophora apiculata) TERHADAP TINGGI GENANGAN DARI BERBAGAI JENIS AIR | |
| PENGARANG | : | HATIMAH SARI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-03-05 |
ABSTRAK
Hatimah Sari. 2025. ”Toleransi Pertumbuhan Bibit Bakau Minyak (Rhizophora Apiculata) terhadap Tinggi Genangan dari Berbagai Jenis Air”.Skripsi, Program Studi Kehutanan Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing: Prof. Ir. H. Basir, MS, Ph.D. dan Ir. Damaris Payung, M. S.
Kata kunci: Bibit Bakau Minyak; Tinggi Genangan; Air Rawa Gambut; Air Sungai;
Pertumbuhan Bibit.
Mangrove Rhizophora apiculata merupakan jenis penting dalam rehabilitasi ekosistem pesisir, sehingga pemahaman mengenai faktor lingkungan yang memengaruhi pertumbuhan bibit sangat diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi tinggi genangan dan jenis air terhadap toleransi pertumbuhan bibit R. apiculata. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial dengan dua faktor, yaitu empat tingkat genangan (tanpa genangan, setinggi polybag, pertengahan polybagsampai pucuk, dan setinggi pucuk) serta dua jenis air (air rawa gambut dan air sungai), dengan total 96 satuan percobaan. Parameter yang diamati meliputi persentase hidup, pertambahan tinggi, dan diameter, yang dianalisis menggunakan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Duncan untuk melihat perbedaan nyata antarperlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tinggi genangan dan jenis air memberikan pengaruh yang berbeda terhadap kelangsungan hidup dan pertumbuhan bibit. Persentase hidup tertinggi (100%) dijumpai pada perlakuan tanpa genangan pada kedua jenis air dan genangan sampai pucuk dengan air sungai. Sebaliknya, persentase hidup terendah (70%) terjadi pada perlakuan genangan pertengahan polybag sampai pucuk dengan air sungai, dipengaruhi oleh stres genangan dan serangan hama. Pertumbuhan tinggi dan diameter terbaik diperoleh pada perlakuan tanpa genangan dengan air rawa gambut (2,65 cm dan 0,650 mm), sedangkan pertumbuhan terendah terjadi pada genangan penuh dengan air rawa gambut. Secara umum, R. apiculata mampu mentoleransi genangan sedang, namun kondisi tanpa genangan tetap memberikan pertumbuhan paling optimal pada fase awal. Penelitian ini merekomendasikan pembibitan dilakukan tanpa genangan, serta penggunaan air sungai jika pembibitan dilakukan pada kondisi tergenang.
ABSTRACT
Hatimah Sari. 2025.” Growth Tolerance of Rhizophora apiculata Seedlings Under Various Inundation Heights and Water Types”. Skripsi, Forestry Study Program Faculty of Forestry Lambung Mangkurat University. Advisors: Prof. Ir. H. Basir, MS, Ph.D. and Ir. Damaris Payung, M. S.
Keywords: Rhizophora apiculata; Inundation Height; Peat Swamp Water; River
Water; Seedling growth
Rhizophora apiculata is an important mangrove species widely used in coastal rehabilitation programs; therefore, understanding the environmental factors that influence seedling growth is essential. This study aimed to evaluate the effects of different inundation heights and water types on the growth tolerance of R. apiculata seedlings. A Completely Randomized Design (CRD) with a factorial arrangement was used, consisting of four inundation levels (no inundation, polybag height, mid polybag–shoot height, and shoot height) and two water types (peat swamp water and river water), with a total of 96 experimental units. Observed parameters included survival rate, height increment, and diameter increment. Data were analyzed using ANOVA followed by Duncan’s test to determine significant differences among treatments. The results showed that inundation height and water type had varying effects on seedling survival and growth. The highest survival rate (100%) occurred in the no-inundation treatment for both water types and in the full inundation (shoot height) treatment using river water. The lowest survival rate (70%) was observed in the mid polybag–shoot height inundation with river water, influenced by inundation stress and pest attacks. The best height and diameter increments were obtained in the no-inundation treatment with peat swamp water (2.65 cm and 0.650 mm), while the lowest growth occurred under full inundation with peat swamp water. Overall, R. apiculata seedlings could tolerate moderate inundation, but optimal early growth was achieved under no-inundation conditions. The study recommends conducting seedling propagation without inundation and using river water when inundation is required.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI