DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | ANALISIS KESESUAIAN LAHAN DAN PRODUKTIVITAS KARET (Hevea brasilliensis) DI DAERAH TANGKAPAN AIR (DTA) SUB DAS BANYU IRANG DAS MALUKA KECAMATAN CEMPAKA PROVINSI KALIMANTAN SELATAN | |
| PENGARANG | : | MARINA ULI BATUBARA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-03-07 |
Marina Uli Batubara. 2026. Analisis Kesesuaian Lahan Dan Produktivitas Karet (Hevea brasilliensis) Di Daerah Tangkapan Air (DTA) SUB DAS Banyu Irang Das Maluka Kecamatan Cempaka Provinsi Kalimantan Selatan. Pembimbing: Dr. Ir. Eko Rini Indrayatie, M.P., Prof. Dr. Ir. Danang Biyatmoko, M.Si. dan Prof. Dr. Ir. Emmy Sri Mahreda, M.P.
Pemilihan Sub DAS Banyu Irang sebagai lokasi penelitian didasarkan pada karakteristik wilayahnya yang menunjukkan variasi tingkat kesesuaian dan kesuburan tanah yang signifikan, serta adanya indikasi degradasi lahan akibat perubahan tata guna lahan yang tidak terkendali. Penelitian bertujuan untuk menganalisis tingkat kesesuaian lahan terhadap Tanaman karet di DTA Sub DAS Banyu Irang DAS Maluka dan menganalisis produktivitas karet pada tiap unit lahan di DTA Sub DAS Banyu Irang DAS Maluka. Penelitian dilaksanakan di Daerah Tangkapan Air (DTA) Sub DAS Banyu Irang DAS Maluka, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru. Analisis sifat kimia tanah dilakukan di Laboratorium PPLH Universitas Lambung Mangkurat. Analisis data dilakukan dengan meng-overlay peta kemiringan lereng, tutupan lahan, dan jenis tanah menggunakan ArcGIS 10.8 untuk menghasilkan peta unit lahan, dilengkapi dengan data curah hujan dari BMKG serta pengambilan sampel tanah untuk analisis karakteristik lahan meliputi tekstur, ketinggian, kemiringan, dan retensi hara. Selanjutnya, kelas kesesuaian lahan ditentukan melalui metode matching berdasarkan syarat tumbuh tanaman karet dan diklasifikasikan ke dalam kelas S1, S2, S3, dan N pada setiap unit lahan di Sub DAS Banyu Irang DAS Maluka. Analisis produktivitas karet dilakukan dengan wawancara dengan petani karet untuk memperoleh data luas lahan dan hasil produksi, kemudian dihitung produktivitas karet (kg/ha/tahun) dan diklasifikasikan ke dalam kategori rendah hingga tinggi pada tiap unit lahan. Karakteristik tingkat kesesuaian lahan tanaman karet di DTA Sub DAS Banyu Irang DAS Maluka menunjukkan bahwa kelas kesesuaian lahan didominasi oleh kelas cukup sesuai (S2), dengan sebagian unit lahan berada pada kelas sesuai marginal (S3). Faktor pembatas utama yang memengaruhi kesesuaian lahan meliputi kedalaman efektif tanah, retensi hara (pH tanah dan kejenuhan basa), serta potensi bahaya erosi pada unit lahan dengan kemiringan agak curam. Kelas kesesuaian lahan S2 merupakan kelas potensial untuk pengembangan tanaman karet di DTA Sub DAS Banyu Irang DAS Maluka secara berkelanjutan. Produktivitas karet rakyat pada tiap unit lahan di DTA Sub DAS Banyu Irang DAS Maluka rata-rata produktivitas karet berkisar antara 1,15 hingga 7,20 ton/ha/tahun, dengan kelas produktivitas rendah, sedang, hingga tinggi.
Katakunci: Kesesuaian, Produktivitas, Karet, SUB DAS Banyu Irang Das Maluka
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI