DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | ANALISIS DAYA DUKUNG LINGKUNGAN TERHADAP KERENTANAN BENCANA BANJIR DI KECAMATAN CEMPAKA KOTA BANJARBARU | |
| PENGARANG | : | ANISYA NURWAHIDIAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-03-09 |
Banjir adalah kondisi ketika keadaan aliran permukaan relatif tinggi. Banjir merupakan bencana alam yang disebebkan oleh perubahan iklim, peningkatan frekuensi, dan intensitas curah hujan yang tinggi atau akibat banjir kiriman dari daerah yang berada di tempat yang lebih tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara daya dukung lingkungan dengan kerentanan bencana banjir menggunakan studi kuantitatif deskriptif dan pendekatan spasial. Analisis daya dukung lingkungan mengacu pada Permen PU No.20 Tahun 2007 dengan parameter kemiringan lereng, curah hujan, jenis tanah, kondisi air/drainase, dan tata guna lahan. Analisis kerentanan bencana banjir mengacu pada Perka BNPB No.2 Tahun 2012 dengan fokus pada dua aspek yaitu aspek fisik dan sosial. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari instansi terkait. Sampel penelitian diperoleh menggunakan metode Stratified Random Sampling atau memilih secara random berdasarkan tingkatan kelas (strata). Pengolahan data pada penelitian ini meliputi skoring, pembobotan, analisis data menggunakan metode overlay union, uji hubungan menggunakan uji korelasi Pearson, dan uji akurasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa Kecamatan Cempaka memiliki potensi daya dukung lingkungan yang relatif baik, namun tertekan oleh penggunaan lahan dan kondisi drainase yang buruk sehingga didominasi oleh kelas daya dukung sedang yang menandakan wilayah tersebut berada pada kondisi rentan mengalami penurunan kualitas lingkungan. Kondisi ini didukung oleh parameter kondisi air/drainanse yang memiliki bobot paling besar yaitu 23% yang artinya parameter ini memiliki pengaruh paling besar atau signifikan terhadap kerentanan bencana banjir di Kecamatan Cempaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya hubungan yang jelas antara daya dukung lingkungan dan kerentanan banjir. Wilayah dengan daya dukung lingkungan rendah cenderung memiliki tingkat kerentanan banjir yang lebih tinggi, dan sebaliknya. Uji korelasi menunjukkan hubungan negatif dengan kategori korelasi sedang (r = −0,635) yang artinya peningkatan daya dukung lingkungan akan menurunkan tingkat kerentanan bencana banjir.
Kata Kunci: Daya Dukung Lingkungan, Kerentanan Bencana Banjir, Analisis Spasial, Kecamatan Cempaka
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI