DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PEMETAAN SPASIAL TEMPORAL ENVIRONMENTAL CRITICAL INDEX (ECI) DI KOTA BANJARBARU TAHUN 2022 DAN 2025 | |
| PENGARANG | : | ANGGA FITRIANA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-03-30 |
Perubahan penggunaan lahan di Kota Banjarbaru dari kawasan bervegetasi menjadi kawasan terbangun telah menyebabkan penurunan luas vegetasi sebesar 26,997 hektar. Kondisi ini berpotensi menurunkan kualitas lingkungan, terutama melalui peningkatan suhu permukaan tanah. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan Perubahan kekritisan lingkungan di Kota Banjarbaru menggunakan Environmental Criticality Index (ECI). ECI disusun berdasarkan integrasi tiga parameter penginderaan jauh, yaitu Land Surface Temperature (LST), Normalized Difference Vegetation Index (NDVI), dan Normalized Difference Built-up Index (NDBI) yang diturunkan dari citra Landsat 9 OLI/TIRS tahun 2022 dan 2025. Pendekatan ini digunakan untuk menggambarkan kondisi termal permukaan, kerapatan vegetasi, serta karakteristik kawasan terbangun secara spasial dan temporal. Metode analisis meliputi pengolahan citra satelit, perhitungan indeks LST, NDVI, dan NDBI, serta penggabungan parameter menggunakan algoritma Environmental Criticality Index (ECI), Uji akurasi dilakukan menggunakan matriks konfusi dengan membandingkan hasil klasifikasi peta dan data hasil observasi lapangan. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat kekritisan lingkungan di Kota Banjarbaru terbagi ke dalam empat kelas, yaitu tidak kritis, rendah, sedang, dan tinggi. Selama periode 2022 & 2025, kelas tidak kritis mengalami penurunan sebesar 6,346 km² namun pada kekritisan rendah, sedang, dan tinggi mengalami peningkatan luas masing-masing sebesar 0,697 km², 3,222 km², dan 2,427 km². Peningkatan tersebut tersebar pada wilayah perkotaan, kawasan rawan kebakaran, serta area pertambangan intan wilayah tersebut memiliki suhu permukaan tinggi berkisar >30°C. Hasil uji akurasi menunjukkan nilai overall accuracy sebesar 93% untuk NDVI, 93% untuk LST, dan 97% untuk NDBI. Sementara itu, pemodelan ECI menghasilkan overall accuracy sebesar 87% dengan nilai koefisien Kappa 0,80, yang menunjukkan tingkat kesesuaian yang sangat baik.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI