DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | KOLABORASI GURU PENDAMPING KHUSUS DAN ORANG TUA DALAM PENDIDIKAN INKLUSI DI SDN 3 CEMPAKA LEARNING STRATEGIES FOR CHILDREN WITH MULTIPLE DISABILITAS AT SDN 3 CEMPAKA | |
| PENGARANG | : | SHINTA MAHARANI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-03-30 |
Pendidikan inklusi merupakan upaya untuk memberikan kesempatan yang sama kepada semua anak, termasuk ABK, agar dapat belajar bersama dalam satu lingkungan sekolah tanpa diskriminasi. Keberhasilan pendidikan inklusif di SDN 3 Cempaka masih terhambat oleh kurang optimalnya kolaborasi antara GPK dan orang tua. Hambatan yang muncul meliputi komunikasi yang terbatas, perbedaan persepsi mengenai perkembangan anak, minimnya sarana pembelajaran khusus, serta ketiadaan forum kerja sama yang terstruktur. Kondisi ini membuat efektivitas layanan inklusi dan perkembangan akademik maupun sosial-emosional ABK belum berjalan maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kolaborasi antara GPK dan orang tua dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pendidikan inklusi di SDN 3 Cempaka. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam dan dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi pedoman wawancara semiterstruktur dan lembar dokumentasi yang disusun berdasarkan indikator kolaborasi antara GPK dan orang tua. Sumber data penelitian terdiri atas 3 orang GPK dan 3 orang tua ABK. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan, dengan triangulasi sumber sebagai uji keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap perencanaan, kolaborasi terlihat dalam penyusunan PPI melalui komunikasi dan kerja sama antara GPK dan orang tua. Pada tahap pelaksanaan, peran dibagi secara jelas, di mana GPK mendampingi anak di sekolah dan orang tua mendukung pembelajaran di rumah. Sedangkan pada tahap evaluasi, kolaborasi dilakukan dengan komunikasi timbal balik mengenai perkembangan anak, meskipun masih terkendala keterbatasan waktu orang tua serta belum optimalnya media pembelajaran. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa kolaborasi yang berkesinambungan antara GPK dan orang tua sangat penting untuk mewujudkan pendidikan inklusi yang efektif, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan ABK.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI